Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketua Umum idEA Soal SDM: Perlu Kecocokan Antara Industri dengan Perguruan Tinggi

Ketua Umum idEA Soal SDM: Perlu Kecocokan Antara Industri dengan Perguruan Tinggi Ilustrasi e-commerce. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA), Ignatius Untung mengutip data dari BPS tentang tingkat pengangguran di Indonesia.

Merujuk data itu, dia bilang adanya penurunan pengangguran. Namun, penurunan pengangguran tersebut masih menyisakan ironi. Mengapa demikian? Sebab, justru tingkat pengangguran untuk lulusan S1 justru meningkat.

"Ironi sekali bahwa di tengah data BPS yang menyatakan bahwa tingkat pengangguran turun. Tetapi, ironisnya pengangguran S1 meningkat," kata Untung saat acara idEAWorks Pro di Jakarta, Kamis (11/4).

Menurutnya, banyak faktor yang melatarbelakangi terjadinya hal demikian. Sebagai contoh belum terjadinya kesesuaian antara kebutuhan industri yang dapat diakomdir oleh perguruan tinggi.

"Sebetulnya harus disadari masalah besar antara kampus dengan industri. Kampus punya gap dengan industri. Kebutuhan yang diperlukan industri belum bisa tercapai," jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, adalah persoalan skil. Kemampuan yang dibutuhkan oleh industri digital tidak melulu soal hard skill. Tetapi juga terkait dengan soft skill.

"Tidak bisa dimungkiri orang kesulitan mencari pekerjaan bukan karena teknikal tetapi juga non teknikal. Ini artinya faktor softskill berperan lebih besar daripada hard skill. Soft skill mendorong orang tumbuh," terangnya.

Maka dari itu, pihaknya mengadakan digital industry job Fair. Acara ini, kata Untung, lebih banyak membahas mengenai softskill. Job Fair ini akan berlangsung pada 11 sampai 12 April 2019.

"Acara ini akan mempertemukan talenta dengan perusahaan digital yang sedang membutuhkan profesi tertentu untuk mengembangkan bisnisnya," ungkapnya.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP