Kebijakan Soal IMEI Diprediksi Naikkan Penjualan Smartphone

Selasa, 3 Desember 2019 17:00 Reporter : Indra Cahya
Kebijakan Soal IMEI Diprediksi Naikkan Penjualan Smartphone Sosialisasi Regulasi IMEI. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - pemerintah telah mengambil langkah tegas untuk membatasi smartphone ilegal. Hal ini dilakukan lewat kebijakan IMEI yang berlaku April 2020.

Hal ini diprediksi akan meningkatkan pengapalan hingga 7 persen dibandingkan 2019.

Diungkapkan oleh Market Analyst IDC Indonesia Risky Febrian, kenaikan pengapalan smartphone hingga 7 persen ini merupakan angka yang tinggi.

Pasalnya, biasanya pertumbuhan pengapalan smartphone per tahunnya sekitar 3-4 persen.

"Angka ini dianggap cukup tinggi, pertama karena saat smartphone ilegal dibatasi, brand lain bisa mengisi kekosongan smartphone ilegal," kata Risky saat ditemui dalam konferensi pers Realme beberapa hari lalu di Aston Hotel Setiabudi, Jakarta, melansir laporan khusus dari Liputan6.com.

Ia melanjutkan, kondisi pasar akan menantang bagi semua vendor smartphone, bukan hanya top 5 tapi semua brand untuk meningkatkan performa bisnisnya.

Salah satu yang harus ditingkatkan untuk menyongsong persaingan di pasar smartphone antara lain adalah kegiatan marketing.

"Supaya bisa mengambil kekosongan yang ditinggalkan smartphone ilegal tadi." tutur dia.

Baca Selanjutnya: Pasar Smartphone Bakal Kian Menantang...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Smartphone
  3. IMEI
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini