Hugo Barra mundur dari Xiaomi
Merdeka.com - Ada kabar yang mengejutkan datang dari pentolan Xiaomi, Hugo Barra. Barra yang menjabat sebagai Vice President of International Xiaomi dikabarkan mengundurkan diri dari perusahaan vendor smartphone asal China itu.
Seperti dilaporkan Engadget yang dikutip dari laman Facebook resminya, Senin (20/1), alasan dia meninggalkan perusahaan yang telah ia tempati selama 3,5 tahun lantaran ingin kembali ke Silicon Valley, Amerika Serikat. Meski begitu, dia akan tetap menjadi penasihat Xiaomi.
Barra pun menceritakan pengalamannya selama di Xiaomi. Dia merasa bangga karena telah menjadi ‘bidan’ sekaligus membesarkan ‘bayi pertama’ ke dunia, Xiaomi Global.
"Saya bangga dapat mengatakan bahwa Xiaomi Global merupakan bayi pertama yang saya bantu kelahirannya di dunia," tutur pria yang juga pernah menjabat sebagai Vice President of Android Product Management.
Ketika Barra mengambil kendali Xiaomi pada bulan Agustus 2013, boleh dibilang Xiaomi menjadi perusahaan smartphone yang berkembang pesat. Sebagai gambaran, pada tahun 2012 Xiaomi hanya mampu dijual 7,5 juta unit smartphone, namun dalam jangka dua tahun kemudian pada tahun 2014, penjualan Xiaomi sukses hingga mencapai angka 61 juta atau terjadi peningkatan hampir 800 persen. Namun, CEO Xiaomi, Lei Jun, baru-baru ini mengakui bahwa ekspansi tersebut terlalu cepat dan tidak berkelanjutan.
"Dalam beberapa tahun pertama, kami mendorong maju terlalu cepat. Kami menciptakan keajaiban, tetapi juga perlu dicermati pada beberapa pertumbuhan jangka panjang," kata Lei pekan lalu.
Meskipun sukses di Asia, Eropa dan tempat lain, Xiaomi masih tidak memiliki kehadiran besar di AS, selain menjual perangkat TV pintar Mi Box online. Namun Barra baru-baru ini mengatakan bahwa perusahaannya telah mulai menguji ponsel, termasuk versi khusus dari MI5 dan Mi Note 2 di AS. Ini sinyal bahwa smartphone bisa segera hadir.
"Saya menyimpulkan bahwa Xiaomi sudah berada di tempat yang sangat baik di jalur ekspansi global, dan jika ada waktu yang tepat bagi saya untuk pulang, maka ini saatnya. Ketika saya yakin dapat mengatakan bisnis global kami tidak lagi hanya sebuah startup," tuturnya.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya