Hobi Selfie Kini Jadi Sebuah Kondisi Mental Bernama Selfitis, Ini Penjelasannya

Kamis, 31 Desember 2020 05:30 Reporter : Indra Cahya
Hobi Selfie Kini Jadi Sebuah Kondisi Mental Bernama Selfitis, Ini Penjelasannya Ilustrasi selfie. ©meadowbrookdentalcare.com

Merdeka.com - Selfie mungkin merupakan hal biasa, yang setiap saat dilakukan oleh masyarakat di semua lapisan. Namun karena selfie adalah hal baru di mana banyak membuat orang ketagihan dan terobsesi, akhirnya orang yang ketagihan selfie bisa digolongkan memiliki penyakit mental.

Melansir New York Post, International Journal of Mental Health and Addiction mengklasifikasikan rasa terobsesinya seseorang dalam berselfie sebagai penyakit mental yang nyata. Penyakit kejiwaan ini diberi nama "Selfitis."

Hal ini berawal dari sebuah riset di India dan Inggris, yang ditilis oleh Janarthanan Balakrishnan dari Thiagarajar School of Management di Madurai, Tamil Nadu, India, serta Mark D. Griffiths dari Nottingham Trent University di Nottingham, Inggris. studi ini menetapkan skala perilaku selfitis yang mengklasifikasikan perilaku selfie tergantung tingkat keparahannya.

Dalam klasifikasinya, terdapat tiga jenis selfitis: borderline, akut, dan kronis. Dari studi ini, ditemukan bahwa dari seluruh partisipan studi bahwa 9 persen dari kesemuanya melakukan 8 selfie per hari, dan 25 persen dari semua partisipan membagi lebih dari 3 selfie ke media sosial.

Baca Selanjutnya: Masuk Penyakit Mental...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini