Hanya dalam setengah tahun 23 persen iPhone rusak
Merdeka.com - Smartphone buatan Apple ternyata tidak seawet yang mereka bayangkan. Hingga saat ini, sudah ada setidaknya seperempat dari seluruh iPhone yang telah terjual rusak pada bagian layarnya.
Seperti yang dilansir oleh Cnet (7/2), sebuah website asuransi ponsel, MobileInsurance.co.uk, melakukan survei tentang iPhone. Dari hasil survei tersebut, dalam waktu rata-rata 6 bulan, sebanyak 23 persen iPhone rusak.
Sebenarnya rusaknya iPhone ini bukan disebabkan oleh salah produksi. Hal ini lebih dari kesalahan pengguna sendiri dalam menggunakan handset mereka tersebut.
Dari angka 23 persen tersebut, memang sebagian besar terjadi karena kesalahan konsumen. Hal seperti jatuh dan terpukul benda lain itulah yang akhirnya menyebabkan layar iPhone mereka rusak.
Kebanyakan dari mereka yang mengalami kerusakan pada iPhone tersebut menyatakan bahwa mereka tidak akan memperbaikinya. Hanya sekitar 31 persen yang mau membawanya ke tempat reparasi iPhone.
Survei ini sendiri memang dilaksanakan untuk mengetahui seberapa banyak dari para pengguna iPhone yang mengasuransikan perangkat mereka. Hal ini dilakukan karena sebagian besar pengguna yang iPhone miliknya rusak tidak memiliki biaya untuk memperbaikinya karena tidak ikut asuransi. (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya