Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Google akan Hapus Permanen Riwayat Lokasi di Google Maps

Google akan Hapus Permanen Riwayat Lokasi di Google Maps

Google akan Hapus Permanen Riwayat Lokasi di Google Maps

Pengguna diberi waktu hingga 1 Desember mendatang untuk menyimpan riwayat perjalanan. 

Google mengumumkan akan menghapus semua data riwayat lokasi pengguna, setahun setelah berkomitmen untuk mengurangi penyimpanan data pribadi.

Fitur "garis waktu" atau riwayat lokasi akan tetap tersedia bagi pengguna yang memilih untuk menggunakannya, memungkinkan mereka melacak riwayat perjalanan mereka.

Namun, semua data yang mendukung fitur ini akan disimpan secara lokal di perangkat pengguna, bukan di server Google.

Mengutip The Guardian, Selasa (11/6), Google menyatakan bahwa pengguna memiliki waktu hingga 1 Desember untuk menyimpan semua riwayat perjalanan mereka sebelum data tersebut dihapus selamanya.

Pengguna masih dapat mencadangkan data mereka jika diperlukan, tetapi pencadangan ini tidak akan terjadi secara default lagi.

Google juga mengubah kebijakan penyimpanan data lokasi dengan mengurangi waktu default penyimpanan dari satu setengah tahun menjadi tiga bulan. 

Google tidak memberikan alasan spesifik untuk perubahan ini, hanya menyebutkan bahwa pengguna mungkin ingin menghapus riwayat lokasi mereka untuk alasan pribadi.

Perusahaan menekankan bahwa informasi lokasi pengguna bersifat pribadi dan berkomitmen untuk menjaga keamanan dan privasi data tersebut.

Google menyatakan bahwa mereka tidak menjual data pengguna kepada pihak ketiga, termasuk pengiklan.

Langkah ini diambil di tengah tekanan yang meningkat untuk melindungi privasi pengguna, terutama setelah keputusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan Roe v Wade, yang telah menjamin hak aborsi bagi warga Amerika.

Google berkomitmen untuk menghapus informasi terkait penelusuran klinik aborsi untuk melindungi perempuan dari potensi kriminalisasi.

Namun, penyelidikan akhir tahun lalu mengungkapkan bahwa riwayat lokasi Google masih menyimpan cukup banyak informasi untuk melacak pergerakan seorang peneliti, termasuk kunjungan ke cabang planned parenthood, meskipun lokasi tersebut tidak secara eksplisit disimpan sebagai klinik.

Perubahan kebijakan ini dapat meningkatkan perlindungan privasi pengguna dan memberikan kontrol lebih besar atas data pribadi mereka.

Mayat yang Hilang selama 22 Tahun Akhirnya Ditemukan Berkat Google Earth
Mayat yang Hilang selama 22 Tahun Akhirnya Ditemukan Berkat Google Earth

Mayat seorang laki-laki akhirnya ditemukan berkat adanya Google Earth. Begini kisahnya.

Baca Selengkapnya
Tidak Gunakan Google Maps, Satu Keluarga Tewas Akibat Mobil Terjebak Lumpur Diduga Tahu Jalan Dilewati Hutan Sawit
Tidak Gunakan Google Maps, Satu Keluarga Tewas Akibat Mobil Terjebak Lumpur Diduga Tahu Jalan Dilewati Hutan Sawit

Satu keluarga itu diduga kerap melintasi jalur alternatif tersebut untuk mengunjungi kerabatnya di Jambi.

Baca Selengkapnya
Gurita Ajaib Ini Buat Takjub, Bisa Tunjukan Lokasi Kepiting ke Penyelam
Gurita Ajaib Ini Buat Takjub, Bisa Tunjukan Lokasi Kepiting ke Penyelam

Rekaman ini menujukan gurita melakukan komunikasi kepada penyelam.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Daftar Negara dengan Pengguna Internet Terbanyak di Dunia
Daftar Negara dengan Pengguna Internet Terbanyak di Dunia

Berikut daftar negara dengan pengguna internet terbanyak di dunia.

Baca Selengkapnya
Para Ahli Was-was dengan Dampak Rotasi Bumi yang Berputar Lebih Cepat dari Biasanya, Apa yang Bakal Terjadi?
Para Ahli Was-was dengan Dampak Rotasi Bumi yang Berputar Lebih Cepat dari Biasanya, Apa yang Bakal Terjadi?

Dampak dari perubahan tersebut bisa sangat luas, termasuk dampak pada jaringan komputer.

Baca Selengkapnya
Segini Kecepatan Bumi Berputar, Tapi Kenapa Manusia Tak Merasakannya?
Segini Kecepatan Bumi Berputar, Tapi Kenapa Manusia Tak Merasakannya?

Bumi ternyata berputar dengan kecepatan yang tinggi setiap jamnya. Namun manusia justru tak merasakannya.

Baca Selengkapnya
Ukuran Bulan Terus Menyusut, ini Dampaknya Bagi Bumi
Ukuran Bulan Terus Menyusut, ini Dampaknya Bagi Bumi

Ukuran Bulan ternyata setiap tahun menyusut. Lantas, apakah akan ada dampaknya bagi Bumi?

Baca Selengkapnya
Ini Alasan Mengapa Ban Harus Berisi Udara
Ini Alasan Mengapa Ban Harus Berisi Udara

Ada alasan tersendiri mengapa ban harus diisi udara, bukan yang lain.

Baca Selengkapnya
Pekerja Kereta Api Ini Masih Bisa Hidup 12 Tahun Usai Besi Menembus Otaknya, Ahli Sedunia Takjub
Pekerja Kereta Api Ini Masih Bisa Hidup 12 Tahun Usai Besi Menembus Otaknya, Ahli Sedunia Takjub

12 tahun hidup dengan sebagian otak yang diambil, termasuk langka bagi ilmuwan.

Baca Selengkapnya