Bonus internet ternyata tak buat pelanggan mau registrasikan kartu prabayar
Merdeka.com - Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah mengakui betapa sulitnya mengajak para pengguna kartu prabayar untuk melakukan registrasi. Segala daya dan upaya telah dikerahkan secara maksimal. Bahkan hingga memberikan hadiah bagi pelanggan yang telah melakukan registrasi prabayar.
"Telkomsel itu sudah mati-matian untuk mengawal registrasi kartu prabayar ini. Setiap hari dan tiap malam kita cek semua posko registrasi prabayar. Malah kita kasih hadiah bonus paket data 10 sampai 15 GB. Tetapi, cara itu ternyata gak menarik," ujar Ririek di depan wartawan saat acara media gathering Telkomsel di Lombok, Jumat (11/5).
Menurutnya, ternyata bukan bonus paket internet yang menjadi ketertarikan sendiri bagi pelanggan melakukan registrasi prabayar. Lantas, apa? Nah, ternyata yang menjadi daya pikat pelanggan meregistrasikan kartu prabayarnya adalah ketika nomor miliknya diblokir.
"Nampaknya memang harus diblokir dulu, barulah kemudian para pelanggan mau melakukan registrasi," jelasnya yang disambut tawa media yang hadir.
Sebagaimana diketahui, registrasi kartu prabayar ini dilakukan berdasarkan atas Peraturan Menteri (PerMen) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) No. 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.
Kewajiban untuk melakukan registrasi kartu prabayar itu dilakukan mulai akhir Oktober 2017 sampai dengan Februari 2018. Dan batas waktu dilakukan pemblokiran total itu pada akhir April 2018 kemarin.
Ririek mengakui, saat akhir proses registrasi prabayar pada April 2018 kemarin, sebanyak 50 juta lebih nomor prabayar yang diblokir. Hanya saja, dari 50 juta nomor yang sudah dblokir itu, ada yang sudah melakukan registrasi. Jadi, tidak seluruh nomor itu hangus. (mdk/ara)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya