Alat Deteksi Kebocoran Pipa Ambil Inspirasi Dari Kelelawar

Senin, 3 Februari 2020 17:08 Reporter : Indra Cahya
Alat Deteksi Kebocoran Pipa Ambil Inspirasi Dari Kelelawar ilustrasi kelelawar. ©AFP/Biju Boro

Merdeka.com - Hampir semua teknologi yang ada mengambil inspirasi dari alam. Yang terbaru, sekelompok insinyur berhasil mengembangkan sebuah alat untuk mendeteksi kebocoran pipa minyak dan gas. Alat ini, terinspirasi oleh kelelawar.

Kelelawar merupakan hewan nokturnal yang memanfaatkan panjang ultrasonik yang berbeda-beda untuk mendeteksi objek, berburu, dan menghindari pemangsa.

Meniru cara kerja kelelawar tersebut, melansir Eurekalert via Tekno Liputan6.com, insinyur di Lancaster University telah menggabungkan dua jenis radiasi yang berbeda, yakni fast-neutron dan sinar gamma. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi korosi yang merupakan penyebab utama kebocoran pipa.

Kebocoran pipa minyak dan gas menjadi salah satu masalah utama yang menimbulkan kerugian senilai jutaan dolar setiap tahunnya. Di luar kerugian finansial, kebocoran pipa minyak dan gas juga merupakan salah satu penyebab kecelakaan, cedera, dan kerusakan lingkungan.

Baca Selanjutnya: Mixed Field Analyzer...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Sains
  3. Penelitian Ilmiah
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini