Akseleran Raih Pendanaan Seri A US$ 8,5 Juta, Salah Satu Investornya BCA Grup

Rabu, 15 Januari 2020 16:58 Reporter : Syakur Usman
Akseleran Raih Pendanaan Seri A US$ 8,5 Juta, Salah Satu Investornya BCA Grup tim platform P2P lending Akseleran. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Akseleran, platform fintech peer to peer (P2P) lending, meraih pendanaan Seri A senilai US$ 8,55 juta yang dipimpin oleh Beenext pada akhir tahun lalu. Putaran ini juga didukung oleh Central Capital Ventura (CCV) --perusahaan milik Bank Central Asia (BCA), Access Ventures, dan Agaeti Venture Capital. Konglomerat lokal, Ahabe Group, juga berpartisipasi dalam putaran pendanaan seri A ini.

Ivan Tambunan, CEO dan Co-Founder Akseleran, mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan tim, berinvestasi dalam teknologi, dan menembus pasar UKM yang masih kurang terlayani di Indonesia. Pada akhir 2020, Akseleran memiliki target penyaluran pinjaman sebesar Rp2 triliun.

“Kami ingin memperluas dan terus meningkatkan layanan kami kepada pengguna Akseleran. Kami telah mampu mendukung ribuan UKM, sebagian besar melalui fasilitas pembiayaan invoice financing dan pra-invoice financing, serta akan terus mengembangkan produk pinjaman khusus yang sesuai dengan kebutuhan UKM. Kami juga ingin membuka lebih banyak akses bagi semua orang untuk menjadi pemberi dana pinjaman, sekaligus mendukung UKM dan mendapatkan pengembalian investasi yang lebih tinggi melalui platform yang aman dan efisien. Kami akan melakukan penetrasi yang lebih dalam di pasar Indonesia, khususnya wilayah yang selama ini masih kurang dilayani,” ujar Ivan dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (15/1).

Menurut Ivan, investor Seri A Akseleran seperti Beenext, Access Ventures, dan Agaeti dapat mendukung kami dengan jaringan VC mereka dan memberikan wawasan dari pengalamannya dari portofolio mereka. Kami juga beruntung dapat bekerja dengan CCV dan kami berharap dapat menciptakan sinergi dengan Grup BCA serta belajar dari mereka sebagai pemimpin dalam industri perbankan dan keuangan.

1 dari 1 halaman

Fokus ke UKM Indonesia

hery h winarno

2019 Merdeka.com

Teruhide Sato, Managing Partner Beenext, menambahkan Akseleran memiliki visi jangka panjang kuat untuk memberdayakan UKM. Di Indonesia, sebagian besar UKM masih belum terlayani oleh penyedia pinjaman konvensional. Tanpa akses ke layanan keuangan, maka UKM akan sulit tumbuh dan memperoleh manfaatnya.

Kami percaya dengan memanfaatkan teknologi ini dapat meningkatkan perekonomian secara signifikan di pasar seperti Indonesia. Kami memiliki keyakinan bahwa Akseleran memiliki kapasitas dan kemampuan yang mumpuni untuk mengimplementasikan visinya kepada jutaan UKM di Indonesia, jelas Teruhide.

Armand Widjaja, Presiden Direktur CCV, menyatakan bermodalkan tim yang beragam dan solid, sehingga mampu melakukan operasional yang baik serta menciptakan pertumbuhan tinggi menjadikan Akseleran sebagai platform P2P lending luar biasa.

Kami senang melihat Akseleran bergabung dengan portofolio CCV. Kami sangat antusias menjadi bagian dari perjalanan Akseleran dan tidak sabar untuk mulai bekerja sama dengan mereka untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia sekaligus menjadikan Akseleran sebagai salah satu pemimpin di industri P2P lending yang menyalurkan pinjaman usaha produktif untuk UKM di Indonesia, kata Armand.

Sejak diluncurkan pada Oktober 2017, Akseleran telah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp 1 triliun, setara US$ 71,4 juta, pada lebih dari 2.000 UKM (peminjam/borrower) dari 100.000 lebih pemberi pinjaman (lender) terdaftar. Tingkat Non Performance Loan (NPL) kurang dari 1 perse dari total penyaluran pinjaman. Kemudian pinjaman yang ditawarkan dalam platform telah dilindungi oleh asuransi kredit yang berkolaborasi dengan Asuransi ASEI.

[sya]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Fintech
  3. Pinjaman Online
  4. UKM
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini