Ada stiker porno di Telegram, Kemenkominfo langsung bertindak

Selasa, 10 Oktober 2017 15:19 Reporter : Fauzan Jamaludin
Ada stiker porno di Telegram, Kemenkominfo langsung bertindak Telegram App. © Tchapps.com

Merdeka.com - Aplikasi perpesanan Telegram dihebohkan dengan temuan stiker yang berbau pornografi. Stiker yang disediakan pihak Telegram pun, bisa digunakan oleh para penggunanya. Stiker tersebut dapat ditemukan di telegramhub.net.

Berdasarkan penelusuran Merdeka.com, stiker yang memiliki konten negatif itu disuguhkan secara terang-terangan dan banyak. Terlebih bila mencoba menuliskan kata yang bermakna pornografi. Bermacam stiker dengan konten pornografi bermunculan.

Padahal, belum lama ini, founder sekaligus CEO Telegram, Pavel Durov telah bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. Memang dalam pertemuan itu fokus dalam pembahasan konten-konten yang mengarah radikalisme. Namun, bukan tidak mungkin, konten-konten berbau pornografi pun telah dibicarakan.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pun baru mengetahui adanya konten pornografi yang terdapat di Telegram. Menurut Dirjen Aplikasi dan Informatika (APTIKA) Kemkominfo, Semuel A. Pangerapan, perihal stiker pornografi itu sudah ditindak lanjuti ke pihak Telegram.

"Sedang di-follow up ke Telegram," katanya kepada Merdeka.com, Selasa (10/10).

Sebagaimana diketahui, pemerintah pernah memblokir web based Telegram disebabkan konten-konten di dalam aplikasi perpesanan itu memuat pesan radikalisme. Siasat pemblokiran itu cukup berhasil memancing Pavel Durov untuk datang ke Indonesia dan bertemu dengan Menkominfo. Namun kini, Telegram kembali berulah dengan lolosnya stiker pornografi pada aplikasi perpesanan tersebut. [ian]

Topik berita Terkait:
  1. Telegram
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini