Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Tips mencari partner bisnis yang tepat untuk bangun start-up

5 Tips mencari partner bisnis yang tepat untuk bangun start-up Ilustrasi kerjasama membangun start-up. © Start-UP

Merdeka.com - Ketika membangun sebuah start-up, seorang partner bisnis atau co-founder yang tepat bisa menjadi faktor yang menentukan. partner bisnis berperan penting dalam men-support bisnis dengan keterampilan yang dibutuhkan.

Selain itu, co-founder adalah orang yang bisa pertama kita tuju saat ingin membagi tugas-tugas perusahaan atau 'stres' bisnis sehari-hari. Bahkan, co-founder dapat menambah koneksi sekaligus meningkatkan peluang bisnis.

Lalu, bagaimana cara memilih seorang co-founder yang tepat untuk start-up kita? Berikut ulasannya.

1. Mulai dari lingkungan sekitar

Kepercayaan adalah elemen kunci dari hubungan kerja yang baik. Oleh karena itu kita bisa mulai mencari co-founder dari orang-orang yang sudah kita kenal, misalnya teman, keluarga, atau mantan rekan kerja.

Syarat utamanya, tentu mereka harus menguasai keterampilan dan talenta yang Anda butuhkan untuk memulai bisnis. Anda dan partner pun harus bisa saling terbuka satu sama lain mengenai makna �kesuksesan bisnis�.

Lebih lanjut, saat memilih orang-orang terdekat sebagai partner bisnis, Anda sebaiknya menentukan target atau ekspektasi bisnis sejak awal. Hal ini diperlukan agar hubungan bisnis dan pertemanan bisa dijaga dari awal.

Menentukan skop kerja, tanggung jawab, dan waktu kerja masing-masing juga menjadi prioritas pertama saat memilih partner bisnis dari orang-orang terdekat.

2. Uji kecocokan terlebih dulu

Ketika sudah menemukan partner yang antusias dengan ide bisnis Anda, jangan terburu-buru menjatuhkan pilihan. Anda perlu mengenal lebih dalam calon partner bisnis tersebut.

Caranya, Anda bisa mulai pergi 'berkencan' dengannya untuk menemukan chemistry dalam bisnis. Saling berdiskusi dan berupaya memecahkan teka-teki dalam lingkup bisnis Anda juga dapat menjadi pilihan kegiatan terbaik saat 'berkencan'.

Anda bisa memperhatikan caranya merespon situasi dan dilema yang sulit, juga bagaimana dia bereaksi terhadap pernyataan atau opini Anda yang bertentangan.

Mengenali pola pikir dan metode kerja si rekan bisnis dapat membantu Anda dalam memprediksi sikapnya ketika sudah bergabung dengan perusahaan Anda nantinya. (mdk/bbo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP