5 Hal luar biasa yang dapat dilakukan Mikroba

Senin, 21 Maret 2016 07:04 Reporter : Indra Cahya
5 Hal luar biasa yang dapat dilakukan Mikroba Mikroba Clostridium difficile. © wired.com

Merdeka.com - Mikroba adalah makhluk yang luar biasa; kita tak bisa melihatnya, namun dia ada di sekitar kita. Bahkan dia menempel di tubuh kita, dan 'bermukim' di dalam tubuh kita.

Makhluk ini jutaan kali lebih kecil dari kita, namun dia bisa mempengaruhi kesehatan tubuh kita dan berbagai aspek dalam tubuh kita. Dalam dunia sains pun, mikroba dapat sorotan tersendiri,karena banyak sekali hal yang mampu dilakukan oleh organisme ini.

Berikut beberapa ulasan tentang apa yang bisa dilakukan mikroba, beserta pengembangannya.

Ketika Anda bergerak, mikroba bergerak bersama Anda.

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Science, para ilmuwan mengklasifikasikan sampel mikroba yang berada di tangan, kaki, dan hidung tujuh partisipan, serta binatang peliharaannya selama enam minggu. Mereka juga mengumpulkan sampel dari pegangan pintu, saklar lampu dan beberapa permukaan alat rumah tangga.

Dari sini para ilmuwan akhirnya mengetahui bahwa mikroba ternyata 'menempeli' tubuh seseorang. Bahkan, dalam studi tersebut, 3 keluarga melakukan pindah rumah, dan mikroba tersebut tidak hilang dari mereka. Dalam jurnalnya, ilmuwan menulis "ketika sekeluarga pindah, 'aura' mikrobiologi mereka juga ikut."

Mikroba dapat 'menumpas' kejahatan

Penemuan para ilmuwan terkait mikroba, nantinya akan meringankan beban pengadilan dalam menyelesaikan kasus kejahatan. Salah satu studi menemukan bahwa microbiome, sebuah mikroorganisme yang ada di dalam mayat seseorang, dapat memberikan petunjuk kapan waktu detil seseorang ini meninggal.

Bahkan, dalam beberapa kasus pemerkosaan, bakteri yang terdapat dalam bulu kelamin, nantinya dapat digunakan untuk mengidentifikasi pelaku perkosaan.

Ada banyak sekali mikroba di dalam keju

Dalam sebuah potongan kecil keju, mengandung 10 juta sel mikroba. Mikroba tersebut terdiri dari bakteria dan jamur , yang mampu mengubah susu menjadi sebuah makanan yang beraroma lebih dan rasa yang lebih bervariasi. bakteri pun berperan penting dalam membentuk tekstur keju.

Meski bakteri mikroba sudah bekerjasama dengan manusia untuk membuat keju sejak ratusan tahun lalu, para ilmuwan akhirnya membuat studi tentang hal ini di 2014. Para peneliti menemukan bahwa bakteri mikroba jumlahnya berbeda-beda, tergantung varian dari keju. Namun para ilmuwan masih belum menemukan bagaimana cara mikroba tersebut berinteraksi antara satu dengan yang lain, untuk menghasilkan keju yang berkualitas lebih baik.

Mikroba akan jadi komposisi obat-obatan yang ampuh atasi berbagai penyakit

Bakteri yang hidup di dalam tubuh kita, mampu menghasilkan molekul yang tak terbatas. Tak disangka, molekul tersebut dapat digunakan untuk menjadi obat.

Dalam penelitiannya, ilmuwan memprogram sebuah komputer untuk menemukan mikroba dalam tubuh manusia yang dapat membuat molekul obat. Dalam pencarian ini, ada ribuan kandidat mikroba yang terjaring.

Dalam salah satu penelitian, sebuah bakteri yang berdiam di alat kelamin wanita bernama Lactobacillus gasseri, bahkan mampu membuat antibiotik baru yang lebih baik dari antibiotik sebelumnya yang pernah ada, bernama Lactocillin.

Tanpa mikroba, manusia akan punah

Pada Desember 2014, dua orang ilmuwan membuat jurnal di PLOS biology, yang mempertanyakan bagaimana jika manusia hidup tanpa mikroba?

Hal ini memang tak banyak dirasakan oleh seseorang, karena ukuran mereka yang tak kasat mata. Namun jika tak ada mikroba, hidup manusia pasti terancam. Contohnya, tanpa bakteri yang hidup di saluran pencernaan kita, pencernaan kita akan terganggu. Mungkin mikroba dalam tubuh kita tak terlalu jadi masalah jika ditemukan obatnya. Namun, bakteri juga dibutuhkan hewan dan tumbuhan.

Beberapa hewan yang jadi bahan makanan manusia, seperti sapi, membutuhkan mikroba di dalam tubuhnya. Jika tidak ada, justru mereka yang terlebih dahulu punah, dan kita kehilangan sumber makanan. Selain itu, tanpa bakteri yang dapat menangkap nitrogen, tumbuhan tak akan tumbuh dari tanah. Penguraian di tanah akan berhenti, dan nutrisi yang seharusnya jadi 'nyawa' dari tumbuhan, akan hilang. Dari sini saja, hidup manusia akan terancam.

Para ilmuwan memprediksi, jika tidak ada mikroba, manusia akan punah dengan cara yang mengerikan. Manusia akan kelaparan serta terserang berbagai penyakit. Bumi tidak akan 'hijau' lagi dan bisa menyebabkan sesak napas massal. Dari hal itu saja, bisa terjadi kerusuhan, perang saudara, anarkis yang dapat mengikis kehidupan manusia. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penelitian Ilmiah
  3. Top List
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini