3 Cara Perbaiki Citra Online Shop Anda Setelah Kena Review Buruk

Kamis, 13 Juni 2019 16:00 Reporter : Indra Cahya
3 Cara Perbaiki Citra Online Shop Anda Setelah Kena Review Buruk Online Shop dan 3 Cara Atasi Bad Mood. ©2015 shutterstock.com

Merdeka.com - Bisnis online atau seringkali kita sebut dengan sebutan online shop adalah salah satu jenis bisnis yang sangat diminati masyarakat masa kini. Kita seolah diberi fleksibilitas soal apa yang ingin dijual dan juga fleksibilitas waktu.

Selain bisa menjadi bos bagi diri sendiri, bisnis online juga bisa dilakukan sembari melakukan tugas lain, mulai dari kuliah, bekerja sebagai ibu rumah tangga, atau sampingan pekerjaan lain.

Salah satu tantangan terbesar dari bisnis online adalah saat orang memberikan review negatif pada barang dagangan sehingga mencederai reputasi penjual.

Walaupun kamu sudah bekerja keras, tetapi karena hal satu dan lainnya, timbul pelayanan kurang optimal sampai adanya miscommunication yang mengakibatkan pelanggan memberi review negatif.

Ternyata reaksi marah bukanlah solusi bagi masalah saat bisnis online kena nilai buruk. Yang dibutuhkan dalam situasi ini justru sifat rendah hati dan kesabaran.

Berikut tiga langkah untuk menghadapi pelanggan saat bisnis online terkena review buruk, melansir Liputan6.com yang melansir laporan dari Forbes.

1. Minta Maaf

Inilah saat di mana sifat rendah hati dibutuhkan ketimbang kemarahan. Penjual bisnis online juga manusia, dan pelanggan pun juga manusia. Apabila ada suatu kesalahan yang membuat mendapat review negatif, lebih baik meminta maaf.

Sebelum marah-marah, ingatlah zaman sekarang ada yang namanya screenshoot yang bisa menyebarluaskan drama pertikaian untuk jadi konsumsi publik.

Ketimbang sibuk mencari pembenaran atau menghabiskan waktu bertikai dengan pelanggan, lebih baik meminta maaf dan membereskan masalah.

"Apapun yang kau lakukan, jangan balas marah. Melampiaskan kekesalan pada pelanggan adalah cara yang paling jelas untuk kehilangan bisnis dan menghancurkan reputasimu," tulis Forbes.

Jadi, tunjukkan bahwa kamu adalah pebisnis online yang memiliki sikap dewasa dan siap memperbaiki kualitas pelayanan secepat mungkin.

2. Perbaiki Kesalahan

Setelah meminta maaf, langsung perbaiki kesalahanmu agar terlihat jelas bahwa kamu berusaha menjadi pebisnis yang lebih baik.

"Memberi tindakan di balik ucapanmu di dunia maya akan membantu pelanggan agar lebih percaya pada perusahaanmu. Mereka akan merasa kamu berlaku transparan dalam hal solusi dan akuntabilitas bisnis. Tindakan itu akan membangun hal-hal positif bagi reputasimu," tulis Forbes.

Setelah kamu minta maaf dan berhasil menyelesaikan masalah, maka kamu bisa melakukan hal berikutnya.

3. Minta Follow Up untuk Hapus Review Negatif

Bila masalah sudah selesai diperbaiki, cobalah meminta respons dari pelanggan. Setelahnya, coba persuasi pelanggan agar mengganti review negatif.

Dijelaskan oleh Forbes bahwa, "Meminta pelanggan untuk menghapus review negatif dapat menjadi momen yang bagus untuk melakukan follow up. Dengan mengecek pelanggan, kamu bisa memberi sedikit dorongan agar mereka mengapus review negatif dari situs kamu, dan mereka akan merasa diperhatikan. Mereka mungkin saja memberimu feedback tambahan atau bahkan mengganti review menjadi positif."

Sekali lagi, yang terpenting adalah kamu menunjukkan kepada reviewer dan pelanggan lain yang membaca review negatif bahwa kamu bersedia minta maaf dan memiliki tekad untuk memperbaiki masalah secepat mungkin.

"Bila kamu membuat satu pelanggan merasa didengarkan dan dihargai di kolom review, hal itu membuat pelanggan lain percaya bahwa kamu akan melakukan hal yang sama pada mereka," tambah Forbes.

Dari sini kita bisa menarik kesimpulan bahwa sebenarnya hal yang kita butuhkan adalah respons, baik itu positif maupun negatif. Ini semua sangat tergantung dari kemampuan kita menangani respons tersebut.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Tommy Kurnia [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Online Shop
  2. Tekno Tips
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini