Tragedi Paniai
-
News •Vonis Bebas Terdakwa HAM Paniai, Komnas HAM: Pengadilan Terkesan Menjadi KuburanMenurutnya, putusan vonis bebas pengadilan HAM pada Pengadilan Negeri (PN) Makassar telah memupus harapan dan kepercayaan publik, khususnya korban untuk penyelesaian pelanggaran HAM berat melalui Pengadilan HAM.
-
News •Kejagung Siapkan Upaya Kasasi Vonis Bebas Kasus HAM Berat PaniaiMenurut Sumedana, pihak kejaksaan selaku penuntut umum masih ada waktu pikir-pikir selama 14 hari ke depan setelah vonis majelis hakim dibacakan pada Kamis (8/12) lalu. Sebelum melakukan upaya kasasi.
-
News •Mantan Dandim Divonis Bebas, Begini Awal Mula Kasus Pelanggaran HAM Berat PaniaiMayor Inf (Purn) Isak Sattu bahagia setelah mendengar vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (9/12). Mantan Dandim Paniai, Papua tersebut dinyatakan bebas dan tidak terbukti bersalah dalam kasus pelanggaran HAM berat.
-
News •Terdakwa Pelanggaran HAM Paniai Divonis Bebas, Komnas HAM Desak Jaksa Agung BandingKomisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung), khususnya Jaksa Agung ST Burhanuddin selaku penuntut, untuk mengambil upaya hukum banding atas vonis bebas terdakwa kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat Paniai, Mayor Inf (Purn) Isak Sattu.
-
News •Terdakwa Pelanggaran HAM Paniai Divonis Bebas, Tuntutan Jaksa Dinilai Tak LengkapKoordinator KontraS, Fatia Maulidiyanti mengatakan, vonis bebas terhadap Mayor Inf (Purn) Isak Sattu bukan hal yang wajar. Dia menjelaskan sejak awal penuntutan, KontraS melihat dakwaan JPU tidak lengkap dan hanya satu orang saja.
-
News •Dua Hakim Dissenting Opinion, Terdakwa Pelanggaran HAM Berat Paniai Divonis BebasMajelis Hakim menilai terdakwa Mayor Purnawirawan Isak Sattu tak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran berat seperti dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
-
News •Terdakwa Kasus HAM Berat di Paniai Papua Dituntut 10 Tahun PenjaraSidang perkara dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat yang didakwakan kepada perwira penghubung Komando Distrik Militer (Dandim) 1705/Paniai, , Mayor Inf (purn) Isak Sattu memasuki agenda tuntutan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung (Kejagung) menuntutnya dengan hukuman 10 tahun penjara.
-
News •Komnas HAM: Jangan sampai Pengadilan Kejahatan Kemanusiaan Sungsang PemikiranKomisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta, kasus Tragedi Paniai ditangani secara serius. Wakil Komnas HAM Amiruddin mengatakan, terdapat dua hal yang bisa merugikan Indonesia jika kasus ini tidak ditangani dengan serius.
-
News •Catatan Komnas HAM Terkait Kasus Tragedi PaniaiKomnas HAM memberikan catatan terhadap persidangan pengadilan HAM Peristiwa Paniai.
-
News •Sidang Pelanggaran HAM Berat Paniai, Ini Kesaksian Mantan WakapolriJaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung (Kejagung) menghadirkan enam orang saksi dalam sidang perkara dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat di Paniai. Dua di antaranya yakni mantan Wakapolri, Komjen (Purn) Ari Dono Sukmanto, dan bekas Pangdam Cendrawasih, Mayjen TNI (Purn) Fransen G Siahaan.
-
News •7 Saksi Tak Hadir, Sidang Pelanggaran HAM Paniai DitundaKetua Majelis Hakim Sutisna Sawati mengatakan agenda sidang hari ini masih terkait pemeriksaan keterangan saksi. Sutisna menanyakan saksi yang seharusnya sudah siap dihadirkan untuk memberikan kesaksian.
-
News •Sidang Pelanggaran HAM Paniai, Eks Wakapolres Sebut Suara Tembakan dari BukitSidang kasus dugaan pelanggaran HAM berat yang menjerat eks perwira penghubung Kodim 1705/Paniai, Mayor Inf (purn) Isak Sattu menghadirkan mantan Kapolres AKBP (Purn) Daniel T Prionggo dan Wakapolres Kompol Hanafi. Dalam kesaksiannya, Hanafi mengaku mendengar suara letusan senjata dari arah perbukitan.
-
News •Sidang HAM Berat Paniai, Sopir Wakapolres Ungkap Senpi Digunakan Menembak Jenis SS1Saat sidang, salah satu saksi yakni sopir Wakil Kepala Kepolisian Resor Paniai, Abner Onesimus Windesi memperkirakan suara letusan senjata api saat kerusuhan di Koramil 1705-02/Enarotali.
-
News •Eks TNI Terdakwa Kasus Paniai Terancam 20 Tahun Bui, Dakwaan Dinilai Banyak TerputusDirektur Amnesty International, Usman Hamid mengaku menghormati penjelasan majelis hakim terkait keputusan tidak dilakukan penahanan terhadap terdakwa Mayor Inf (purn) Isak Sattu. Meski demikian, publik bertanya terkait tidak dilakukan penahanan.
-
News •Terdakwa Pelanggaran HAM Berat Paniai Terancam Hukuman 20 Tahun PenjaraTerdakwa pelanggaran HAM berat Paniai Mayor Inf (Purn) Isak Sattu didakwa pasal berlapis
-
News •Mantan Dandim Paniai Papua Didakwa Pelanggaran HAM BeratMayor Inf (Purn) Isak Sattu selaku Perwira Penghubung (Pabung) Komando Distrik Militer (Kodim) 1705/Paniai sebagai komandan militer seharusnya mengetahui bahwa pasukan yang berada di bawah komando dan pengendaliannya sedang melakukan pelanggaran HAM berat.
-
News •Dijaga Ketat Brimob, Sidang Pelanggaran HAM Berat Paniai Digelar PN MakassarPengadilan Negeri (PN) Makassar hari ini menggelar sidang perdana pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di Paniai, Papua, Rabu (21/9). Ada 200 personel Brimob menjaga sidang tersebut.
-
News •Komnas HAM Minta LPSK Jemput Bola Beri Perlindungan Saksi Kasus PaniaiSidang kasus pelanggaran berat HAM dengan terdakwa Mayor Inf (Purn) Isak Sattu akan digelar di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Makassar.
-
News •Prajurit TNI Terdakwa Kasus Pelanggaran HAM Berat Paniai Segera DisidangJaksa Agung ST Burhanuddin sendiri telah mengeluarkan Surat Perintah Jaksa Agung Nomor: Prin-41/A/Fh.2/05/2022 tanggal 23 Mei 2022 dan menunjuk 34 orang sebagai Tim Penuntut Umum, untuk menyelesaikan Pelanggaran HAM yang Berat dalam Peristiwa Paniai di Provinsi Papua Tahun 2014.
-
News •Cerita Ketua Komnas HAM Yakinkan Jokowi Dukung Penuntasan Tragedi PaniaiTaufan mengungkap kesulitan pengungkapan kasus pelanggaran HAM berat Paniai kerap kali mandek ketika rekomendasi diserahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).