Setya Novanto Kecelakaan
-
News •Rekaman percakapan Fredrich, Novanto hendak dibikin gila hantu gunung di sidang e-KTPDalam percakapan dengan Fredrich, Viktor menyarankan agar Setnov dibikin gila di ruang sidang. Viktor mengaku memiliki teman yang bisa membuat seseorang menjadi gila untuk sementara waktu.
-
News •Setya Novanto mengaku tak kenal dokter BimaneshSaat siuman dari pingsan, Setnov mengaku melihat seorang dokter yang tengah merawatnya. Dokter itu bernama Bimanesh Sutarjo. Pengakuan Setnov, dia tak pernah mengenal Bimanesh Sutarjo.
-
News •Saat Novanto dirawat di RS Jatinegara, Fredrich belum berstatus pengacaraGlen menjelaskan, saat dia melakukan kunjungan dokter ke pasien, Novanto memperkenalkan Ketut yang diketahui adalah Ketut Mulya Arsana selaku kuasa hukumnya. Sementara Fredrich Yunadi disebut Novanto bukan kuasa hukumnya.
-
News •Hari ini, istri Setya Novanto bakal bersaksi di sidang dr BimaneshHari ini, istri Setya Novanto bakal berkasi di sidang dr Bimanesh. Jaksa Penuntut Umum turut menghadirkan dua saksi lainnya. Mereka adalah Direktur RS Media Permata Hijau, dr Hafil Budianto Abdulgani, dan karyawan IT di RS Medika Permata Hijau, Putra Rizky Ramadhona.
-
News •Pegawai RS tegaskan tak ada luka dan benjolan saat Novanto kecelakaanSetibanya di lantai atas dan memberikan surat pengantar ke suster jaga, Nana masuk ke kamar rawat VIP Novanto nomor 323. Dia membantu Bimanesh memasang oksigen. Dari situ dia bisa melihat sangat jelas. Tidak ada luka apapun di area wajah mantan Ketua DPR tersebut.
-
News •Mempreteli akal-akalan Fredrich, Bimanesh dan Setnov di RS MedikaJaksa Penuntut Umum KPK menghadirkan sejumlah saksi dalam persidangan perintangan penyidikan korupsi e-KTP atas terdakwa Fredrich Yunadi. Dalam persidangan terkuat sejumlah kebohongan saat Setya Novanto dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau.
-
News •Debat dengan pihak RS Medika, Fredrich sebut dirinya pakai nama YunadiTerdakwa perintangan penyidikan korupsi e-KTP Fredrich Yunadi membantah memperkenalkan diri kepada Alia, Pelaksana Tugas Manager Pelayanan Medik Rumah Sakit Medika Permata Hijau atas nama Fredrich. Dia mengklaim tidak pernah menggunakan nama Fredrich dengan alasan sulit dalam pengucapannya.
-
News •RS Permata Hijau sempat khawatir permintaan rawat inap Setya NovantoPelaksana Tugas Manajer Pelayanan Medik Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Alia mengaku pihak rumah sakit sempat khawatir rencana rawat inap Setya Novanto. Alasannya, mantan Ketua DPR itu tengah tersangkut permasalahan hukum dengan status tersangka korupsi proyek e-KTP.
-
News •Polri sebut eks ajudan Setnov sudah diperiksa KPK, kini berdinas di Polda MetroKadiv Propam Polri Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, mantan Ajudan Setya Novanto, AKP Reza Pahlevi sudah menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Reza diperiksa oleh Penyidik KPK di ruang Propam Mabes Polri, hanya sebagai saksi saja.
-
News •Terkait kecelakaan, KPK jadwalkan periksa ajudan Setya NovantoMelalui Reza, KPK ingin mengetahui dan menggali lebih dalam apa yang dia ketahui saat kecelakaan menimpa Setya Novanto pada pertengahan November lalu. Akibat kecelakaan itu, Setya Novanto gagal diperiksa KPK.
-
News •Polisi temukan helai rambut dalam Fortuner yang ditumpangi SetnovPolisi temukan helai rambut dalam Fortuner yang ditumpangi Setnov. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian Perkara (TKP) di Jalan Permata Berlian, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
-
News •Keluarga panggil rohaniwan doakan Setnov cepat sembuhKeluarga panggil rohaniawan doakan Setnov cepat sembuh. Romo atau istilah panggilan Bapak pada umat Katolik itu memanjatkan doa dengan waktu yang cukup singkat. Rohaniawan itu datang ke kamar Setnov dirawat.
-
News •Aliansi Advokat sebut wajar Fredrich Yunadi mati-matian bela SetnovAliansi Advokat sebut wajar Fredrich Yunadi mati-matian bela Setnov. Dia dilaporkan para pegiat antikorupsi ke KPK. Fredrich dinilai menghalangi penyidikan kasus korupsi e-KTP yang diduga melibatkan kliennya.
-
Politik •Pengamat: Politikus harus belajar dari tiang listrik yang ditabrak SetnovPengamat: Politikus harus belajar dari tiang listrik yang ditabrak Setnov. "Saya pikir bisa jadi pembelajaran. Mudah-mudahan calon politikus yang masih muda, membanggakan, punya integritas, tegar, jujur, punya nilai yang keras walaupun ditabrak mobil," kata Asep.
-
News •Soal kasus Setnov, Bibit Samad Riyanto sebut langkah KPK benarSeorang politisi, kata Bibit, harus memiliki integritas dan tetap menghadapi proses hukum apapun yang terjadi.