Saldo Anggaran Lebih
-
News •Menteri Keuangan Tegaskan Kebijakan Subsidi BBM Hingga 2026 Sesuai Arahan PresidenMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kebijakan subsidi BBM tidak berubah hingga 2026, menegaskan bahwa keputusan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga stabilitas fiskal dan ekonomi nasional.
-
News •Bank Mandiri Tegaskan Penyaluran Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke Sektor ProduktifBank Mandiri berkomitmen mengelola Saldo Anggaran Lebih (SAL) secara prudent dan menyalurkannya ke sektor produktif, khususnya ekonomi kerakyatan, demi menjaga stabilitas dan likuiditas perbankan nasional.
-
Ekonomi •Pemerintah Tarik Utang Baru Rp570,1 Triliun per Oktober 2025, Defisit APBN TerjagaHingga Oktober 2025, Pemerintah Indonesia telah menarik utang baru sebesar Rp570,1 triliun untuk menutup defisit APBN. Angka ini setara 77,94 persen dari target, menunjukkan upaya menjaga stabilitas fiskal.
-
Ekonomi •Mayoritas untuk Sektor Mikro, BRI Tuntas Salurkan Dana Pemerintah Rp55 TriliunBRI sendiri jadi salah satu Himbara penerima dana Saldo Anggaran Lebih tertinggi.
-
Ekonomi •Terungkap! Bank Mandiri Serap Penuh Rp55 Triliun Dana Pemerintah, Kini Ajukan Tambahan ke Menkeu: Apa Dampaknya?PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah sepenuhnya menyerap Rp55 triliun dana pemerintah dan kini mengajukan tambahan ke Menkeu. Bagaimana langkah ini memengaruhi ekonomi nasional dan penempatan dana pemerintah Bank Mandiri?
-
Ekonomi •Trivia Ekonomi: Luhut Usul Suntikan Dana INA Rp50 Triliun/Tahun, Menkeu Purbaya Ogah, Ada Apa?Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menyarankan Suntikan Dana INA sebesar Rp50 triliun per tahun dari Saldo Anggaran Lebih (SAL). Namun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa justru keberatan. Mengapa?