Nasib Dokter Indonesia
-
Jatim •5 Fakta Sosok Dokter Tirta yang Nyentrik dan Ngomong Ceplas-ceplosPria 29 tahun yang akrab di sapa Tirta ini merupakan seorang dokter yang memutuskan vakum sementara dari dunia ke kesehatan. Keputusan itu Ia ambil sejak 2018 lalu.
-
News •PPDI Sebut Idealnya Indonesia Punya 2.500 Dokter ParuApalagi penyakit paru masuk dalam 10 besar dengan jumlah penderita terbanyak. "Kalau sesuai standar Internasional, rasionya 2-3 dokter dibanding 100 ribu penduduk," kata Ketua PDPI Pusat dr Agus Dwi Susanto.
-
News •Distribusi 4 ribu dokter spesialis di Indonesia dinilai belum merataKondisi tersebut bisa ditemukan di daerah-daerah yang masuk dalam kategori daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T). Oleh karena itu, pihaknya akan terus mendorong agar program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) selama satu tahun terlaksana dengan baik.
-
News •IDI usulkan dokter tidak dipidana"Di Belanda tidak ada dokter yang dipidana. Yang ada hanya ganti rugi," kata Wila.
-
News •Komisi IX DPR duga ada unsur politik di balik polemik Dokter Terawan"Itu kan berawal dari bocornya surat ya kan? Artinya apa? mungkin ada niatan-niatan mengadu antara kedua lembaga ini atau institusi ini. Bisa saja politik," kata Dede.
-
News •DPR minta Kemenkes meneliti dan jelaskan metode pengobatan dr TerawanDPR minta Kemenkes meneliti dan jelaskan metode pengobatan dr Terawan. Politikus Partai Demokrat ini juga menegaskan Terawan tetap bisa melakukan kegiatannya sebagai dokter. Hal itu telah ia konfirmasi pada IDI dalam RDPU.
-
News •Komisi IX DPR gelar rapat dengan IDI bahas kasus dokter TerawanKomisi IX DPR hari ini (11/4) menggelar rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan beberapa organisasi kedokteran. Rapat itu membahas kasus dan metode Digital Substraction Angiogram (DSA) yang dilakukan dokter Terawan Agus Putranto untuk menyembuhkan penyakit stroke.
-
News •Kasad apresiasi IDI tunda sanksi Dokter TerawanKetua Umum PB IDI Prof dr Ilham Oetama Marsis, SpOG mengatakan, keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Majelis Pimpinan Pusat (MPP) PB IDI yang diselenggarakan pada Minggu 8 April 2018 lalu.
-
News •Dokter Terawan akhirnya buka suara terkait iklan terapi cuci otakDokter Terawan akhirnya buka suara terkait iklan terapi cuci otak. "Saya malah tidak tahu iklan yang mana, harus ditunjukkan di mana saya beriklan," kata Dokter Terawan dalam konferensi pers terkait viral surat pemecatan sementaranya dari MKEK PB IDI di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.
-
News •Praktik cuci otak Dokter Terawan, langgar kode etik atau inovasi medis?Praktik cuci otak Dokter Terawan, langgar kode etik atau inovasi medis? Kini sedang ramai pemberitaan soal Dokter Terawan, seorang dokter yang disebut sebagai dokter ahli cuci otak, yang dipecat oleh IDI karena melanggar beberapa nilai dalam kode etik kedokteran.
-
News •Ketua DPR minta IDI kaji ulang pemecatan dr TerawanKetua DPR minta IDI kaji ulang pemecatan dr Terawan. Politisi Partai Golkar ini menilai pengkajian itu harus dilakukan karena banyak pasien yang telah disembuhkan Dokter Terawan. Menurutnya, model pengobatan yang dilakukan Terawan juga merupakan salah satu terobosan dibidang penyembuhan penyakit.
-
News •Bertemu Komisi I DPR di RSPAD, Dokter Terawan akhirnya buka suaraBertemu Komisi I DPR di RSPAD, Dokter Terawan akhirnya buka suara. Menyinggung soal sanksi dari MKEK, dokter Terawan mengatakan, MKEK hanya sebuah lembaga atau sebuah organisasi untuk menentukan atau membahas soal seseorang yang bermasalah dengan etika.
-
News •Purbalingga minim tenaga medis, saat ini baru punya 116 dokterPurbalingga masih kekurangan dokter di setiap kecamatan. Saat ini hanya ada 116 dokter baik umum maupun spesialis. Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengemukakan, melihat jumlah penduduk di Purbalingga sekitar 907 ribu jiwa, idealnya dibutuhkan 302 dokter. Perhitungannya, 1 dokter mengampu 3 ribu penduduk.