Menhut Raja Juli Antoni
-
5Foto •Pemerintah Tutup Sementara Pendakian di Sembilan Taman NasionalPemerintah menutup sementara wisata pendakian di sembilan taman nasional yang memiliki tingkat kerentanan karhutla tinggi. Kebijakan ini diumumkan Menteri Kehutanan Raja Antoni seusai Rakor Penanganan Karhutla di Palembang, Senin (31/8/2026), untuk mengurangi risiko keselamatan pendaki dan memaksimalkan penanganan karhutla di enam provinsi prioritas. Sembilan kawasan tersebut meliputi TN Bromo Tengger Semeru, Kerinci Seblat, Gunung Ciremai, Tambora, Manusela, Bukit Baka Bukit Raya, Gunung Gede Pangrango, Gunung Leuser, dan TN Lorentz pada sejumlah jalur. Pendakian di Rinjani, Merbabu, Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang, dan Gunung Halimun Salak masih dibuka terbatas dengan pengawasan ketat.
-
5Foto •Riau Jadi Contoh Penanganan Karhutla Secara KolaboratifMenteri Kehutanan Raja Antoni menilai penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau menjadi contoh kolaborasi yang komprehensif. Penanganan dilakukan tidak hanya melalui pemadaman, tetapi juga mencakup dampak sosial dan kesehatan masyarakat serta pemulihan kawasan hutan. Saat meninjau Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Jumat (28/8/2026), Raja Antoni menyebut proses penanaman kembali telah berjalan bersamaan dengan pemadaman. Penanganan melibatkan TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, Manggala Agni Kementerian Kehutanan dan Masyarakat Peduli Api.
-
6Foto •Menhut Cek Karhutla Berau dan Perlindungan Habitat OrangutanMenteri Kehutanan Raja Antoni mengecek kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Berau, Kalimantan Timur, Rabu (26/8/2026). Penanganan karhutla dilakukan dengan memperhatikan keselamatan masyarakat sekaligus perlindungan habitat satwa liar, khususnya orangutan. Pemerintah memperkuat patroli dan upaya pemadaman untuk mencegah kebakaran meluas. Di Lanskap Keraitan, pemerintah juga menyiapkan area preservasi koridor orangutan bersama mitra konservasi guna menjaga habitat dari ancaman karhutla.