KSEI
-
News •Pasar Modal RI Salurkan Bantuan Pembangunan Jembatan Cikotak di Banten, Tingkatkan Akses dan Ekonomi LokalPasar Modal RI melalui program CSR membangun Jembatan Cikotak di Banten, hadirkan akses vital bagi 15.000 jiwa. Bagaimana inisiatif ini dorong ekonomi dan pendidikan di wilayah terpencil?
-
Ekonomi •BEI dan KSEI Umumkan Daftar Perusahaan dengan Konsentrasi Kepemilikan Tinggi, Ternyata Ini TujuannyaJeffrey menjelaskan, pengumuman HSC bertujuan memberikan gambaran kepada publik terkait tingkat kepemilikan saham yang terpusat pada pihak tertentu.
-
Ekonomi •KSEI: Pembaruan Data Investor Pasar Modal Capai 97 PersenAngka ini menunjukkan hampir seluruh data investor institusional non-individu telah tervalidasi dan diperbarui sesuai standar terbaru.
-
Ekonomi •Informasi Kepemilikan Saham Perusahaan di Atas 1 Persen Bisa Diakses Masyarakat Mulai Hari IniInformasi tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas keterbukaan data kepemilikan saham perusahaan tercatat di BEI.
-
News •OJK Gulirkan Delapan Langkah Strategis Perkuat Pasar Modal IndonesiaOtoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan delapan langkah strategis untuk perkuat pasar modal Indonesia, fokus pada likuiditas, transparansi, tata kelola, dan pendalaman pasar. Reformasi ini diharapkan meningkatkan kredibilitas dan daya tarik investasi.
-
Ekonomi •Transparansi BEI: Data Kepemilikan Saham di Bawah 5 Persen Akan Dipublikasi Awal Februari 2026PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berkomitmen meningkatkan Transparansi BEI dengan mempublikasikan data kepemilikan saham di bawah 5 persen mulai Februari 2026, demi menarik investor global.
-
Ekonomi •IHSG Melemah Akibat Kekhawatiran Perubahan Metodologi Free Float MSCIIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah signifikan pada akhir pekan, dipicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap rencana perubahan metodologi perhitungan free float oleh MSCI yang berpotensi memicu tekanan jual.
-
Ekonomi •Mulai 18 Februari, Investor Pantau Portofolio Investasi Reksadana di AKSes KSEISistem Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSes) yang diluncurkan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dinilai akan mempermudah investor Reksadana untuk mengatur laporan transaksi secara elektronik. Aturan mengenai penggunaan sistem AKSes KSEI ini mulai berlaku pada 18 Februari 2021.