Jenazah tersebut diduga penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali pada 2 Juli 2025 lalu.
Kapal itu ditemukan dalam kondisi terbalik di dasar laut sedalam 47 hingga 50 meter pada Sabtu (12/7) siang.
Integrasi CCTV dibutuhkan untuk mempercepat pengambilan keputusan saat terjadi gangguan keamanan maupun kemacetan.
Korban MGA (34) meninggal dalam perjalanan menuju RS Husada akibat sejumlah luka di sekujur tubuhnya.
Bantuan ini menjadi wujud kepedulian terhadap sosok pendidik yang tidak hanya mengajar dengan ilmu, tetapi juga dengan hati.
Ruzuan menilai, penjualan hewan kurban di pinggir jalan berpotensi menimbulkan penyakit pada hewan karena kondisi pemeliharaannya sulit dipantau.
Menyesal dimaksud bukan soal bertaubat melainkan sindiran sebab ada terdakwa lain yang melakukan kejahatan lebih berat.