Kisah Sosok Merdeka
-
Jateng •Mantan Pembantu Kini Sukses Jadi Pengusaha Bawang Goreng, Sempat Dikira PesugihanSri Sulistyorini merupakan seorang pengusaha bawang goreng. Sebelum menjadi pengusaha bawang goreng, Sri Sulistyorini bekerja sebagai pembantu di Jakarta. Kini dia telah kembali ke kampung halamannya di Sukoharjo untuk membangun bisnis kerupuk. Ia pun harus berjuang keras untuk membangun bisnis itu.
-
News •Dokter Omat Rachmat, Atas Nama Kesehatan Warga Suku BaduiTertutupnya suku tersebut dari dunia luar dan jauhnya akses perkampungan mereka, menjadi salah satu penyebab beberapa masalah kesehatan yang tidak dapat ditangani dengan baik.
-
News •Ma Otoh Lentera dari Garut, Mengajar Mengaji dengan HatiDi balik keterbatasannya yang tidak bisa melihat sedari kecil, sudah 50 tahun Siti Masitoh atau Ma Otoh (65) mengajar mengaji kepada anak-anak.
-
News •Melukis dengan Mulut, Bangkit dari Depresi Kehilangan Tangan dan KakiYoga adalah sosok luar biasa kuat dan telah membuktikannya bahwa tidak ada yang tidak mungkin, sekalipun menjadi orang dengan disabilitas fisik.
-
News •Ketulusan dan Kegigihan Antarkan Atlet Difabel Raih Medali EmasPada Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVI Papua, 2-15 November 2021 lalu, Alfonsina meraih medali emas dan perunggu.
-
Khas •Mencari Identitas Budaya Leluhur Lewat BebunyianDalam mencari identitas silsilah budaya dan keluarga, Rani mengumpulkan bebunyian khas dari etnis Minang di tanah leluhurnya di Sumatera Barat (Sumbar).
-
Khas •Memajukan Kampung Lewat Jaringan InternetKehadiran internet murah membuat warga kampung menjadi ceria. Terutama bagi para orang tua siswa. Mereka tak lagi bermuram durja karena mahalnya harga kuota.
-
Khas •Daniel Alexander, Lentera Bagi Anak-Anak PapuaTanah Papua paling kaya. Sumber alamnya melimpah. Tapi masyarakatnya justru hidup dalam kemiskinan. Ibarat pepatah, induk ayam mati di lumbung padi. Kekayaan alam yang melimpah tapi tak dirasakan langsung masyarakatnya.
-
Khas •Mengolah Sampah Jadi BerkahUntuk kualitas, Ovy dan timnya berhasil membuat paving blok dengan kekuatan 250 kg tiap meter persegi dari hasil tes. Sudah masuk kriteria Standar Nasional Indonesia (SNI).
-
News •Dianggap Gila karena Urusi SampahMomen di pertengahan tahun 2018 itu begitu membekas di hati Nurul Hidayah. Dua ekor penyu ditemukan mati di pesisir pantai yang ada di Kecamatan Gumukmas, Jember, Jawa Timur. Saat badannya dibelah, diketahui bahwa dua ekor penyu itu diduga mati karena terlalu banyak menelan sampah plastik.
-
News •Ketika Sampah di Tangan Emak-EmakIde bank sampah muncul ketika melihat sebuah tayangan di televisi mengenai bank sampah. Golnya lingkungan menjadi bersih, mengurangi beban petugas sampah dari pemerintah, dan paling menyenangkan, ibu-ibu mempunyai penghasilan tambahan.
-
Khas •Yohana Baransano, Penyayang Bumi dari Tanah PapuaYohana mengikrarkan diri. Menjaga bumi dengan caranya sendiri. Dia ingin punya andil menyelamatkan bumi dari kerusakan. Menyayangi bumi agar tetap memberi kehidupan pada generasi berikutnya.
-
News •Cerita Korban PHK di Sleman Kebanjiran Pesanan Wastafel PortabelPandemi virus corona membuat sekelompok anak muda di Dusun Paten, Tridadi, Kabupaten Sleman harus menelan pil pahit, lantaran di-PHK dari tempatnya bekerja. Para pemuda ini ada yang bekerja di restoran, hotel hingga jasa sablon kaos.
-
Trending •Kisah Hidup Josaphat Tetuko, Penjual Es Lilin yang Sukses Jadi Ilmuwan RadarPernah membantu orangtua dengan berjualan es lilin, siapa sangka Josaphat Tetuko kini menjadi profesor penuh dan ilmuwan di bidang radar.
-
Khas •Deti Kurnia Sang Srikandi Penjaga Hutan PerbatasanHutan adalah dunianya. Kecintaannya pada hutan memantapkan langkah kakinya untuk menjaga kelestariannya. Hidupnya diabdikan untuk Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum. Letaknya di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.
-
Khas •Jalan Kemanusiaan Kades Badarudin Melawan Pandemi CoronaDia menuntun agar warganya meletakkan prinsip hidup manusia sebagai landasan sosial kemasyarakatan.
-
News •Menjaga Harkat Penyadap NiraDeretan pohon kelapa tumbuh menjulang menjadi bagian lanskap Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Bunyi kersik dedaunan kelapa acapkali terdengar ditiup angin. Bagi masyarakat setempat, pohon kelapa menjadi sumber kehidupan sekaligus jati diri.
-
News •Sukaryatun, jatuh bangun demi biayai anak-anaknya kuliahSampai sekarang Tun masih bekerja keras dan sudah terbiasa jatuh bangun dalam hidup.
-
News •Samsul Ma'arif, sosok sederhana yang kini jadi kandidat PhDSamsul Ma’arif Mujiharto merupakan sosok yang merdeka, mampu mengejar apa yang dicita-citakannya dengan kemampuannya.
-
News •Komunitas Jendela, tempat belajar bagi anak kurang mampuKomunitas ini dikelola oleh para volunteer yang datang dari berbagai daerah.