Kesehatan NTT
-
News •DJPb NTT: Penyaluran DAK Fisik Capai Rp19,79 Miliar, Percepat Pembangunan DaerahKantor Wilayah DJPb NTT mencatat Penyaluran DAK Fisik di daerah itu telah mencapai Rp19,79 miliar hingga awal Juni 2026, mendorong akselerasi pembangunan infrastruktur dan layanan dasar.
-
News •Realisasi Belanja Kemenkes NTT Triwulan I 2026 Capai Rp45,87 MiliarDirektorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) NTT mencatat realisasi Belanja Kemenkes NTT pada triwulan I 2026 mencapai Rp45,87 miliar, menunjukkan kinerja positif dalam mendukung layanan kesehatan dan pendidikan.
-
News •Jepang Teken Hibah Grassroots Rp2,6 Miliar, Dukung Pendidikan dan Kesehatan di IndonesiaKedutaan Besar Jepang di Jakarta menyalurkan Hibah Grassroots Jepang senilai Rp2,6 miliar untuk tiga proyek vital di Indonesia, fokus pada peningkatan pendidikan serta layanan kesehatan masyarakat.
-
News •Pemerintah Siapkan Beasiswa Dokter Spesialis Undana NTT, Solusi Atasi Krisis Tenaga MedisPemerintah Provinsi NTT bersama Universitas Nusa Cendana (Undana) meluncurkan program beasiswa dokter spesialis Undana NTT, solusi strategis atasi kekurangan tenaga medis di daerah dan meningkatkan layanan kesehatan.
-
News •Dinkes Mabar Temukan 487 Kasus TBC Hingga Oktober 2025, Lansia Paling RentanDinas Kesehatan Manggarai Barat mencatat 487 kasus TBC hingga Oktober 2025, dengan lansia menjadi kelompok paling rentan. Simak upaya penanganan Kasus TBC Manggarai Barat ini.
-
News •Fakta Menarik: Manggarai Pastikan Stok Vaksin Anti Rabies Aman, Ribuan Vial Siap Lindungi Warga!Dinas Kesehatan Manggarai, NTT, memastikan ketersediaan stok Vaksin Anti Rabies (VAR) bagi korban gigitan HPR. Apakah stok yang ada cukup untuk menghadapi kasus rabies?