kebijakan lingkungan
-
News •Mendesak: Seruan 'Taubat Ekologis' untuk Pemulihan Lingkungan IndonesiaMenteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menyerukan 'Taubat Ekologis', gerakan kolektif untuk mengakui kesalahan manusia terhadap alam dan memulai pemulihan lingkungan di Indonesia.
-
News •Menteri Lingkungan Hidup Serukan Pertobatan Ekologis untuk Atasi Krisis Lingkungan GlobalMenteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mendorong seluruh elemen masyarakat untuk melakukan Pertobatan Ekologis sebagai solusi mendesak menghadapi krisis lingkungan global yang mengancam bumi.
-
News •Pemkab Kulon Progo Terbitkan SE Idul Adha Tanpa Plastik, Dorong Lingkungan BerkelanjutanPemerintah Kabupaten Kulon Progo mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang pelaksanaan Idul Adha Tanpa Plastik, sebuah langkah progresif untuk menekan timbunan sampah plastik dan menjaga kelestarian lingkungan.
-
News •Pemkab Buleleng Ajak Desa Adat Tingkatkan Pengelolaan Sampah Berbasis SumberPemkab Buleleng mengintensifkan upaya Pengelolaan Sampah dengan mendorong desa adat mengelola sampah dari sumbernya, menindaklanjuti keputusan Menteri Lingkungan Hidup.
-
News •Kementerian Kehutanan Akan Evaluasi Berkala Kuota Taman Nasional KomodoKementerian Kehutanan (Kemenhut) akan evaluasi berkala kuota pengunjung Taman Nasional Komodo. Tujuannya menjaga keseimbangan ekologi dan mendukung ekonomi lokal melalui pariwisata berkelanjutan.
-
News •Menteri LH Tekankan Pentingnya Pemilahan Sampah dari Hulu untuk Dukung PSEL di Kota JambiMenteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyoroti krusialnya pemilahan sampah sejak dari sumber untuk menyukseskan proyek PSEL di Kota Jambi. Bagaimana strategi pemerintah daerah menyambut arahan ini?
-
News •Indonesia Percepat Pengurangan Open Dumping, Target Ambisius di 2026Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam pengurangan open dumping di tempat pembuangan akhir (TPA), dengan target ambisius untuk tahun 2026. Langkah ini esensial bagi keselamatan publik dan lingkungan.
-
News •Camat se-Makassar Komitmen Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah Makassar: Tinggalkan Open Dumping Menuju Sanitary LandfillSeluruh camat di Makassar berkomitmen membenahi Sistem Pengelolaan Sampah Makassar, meninggalkan pola open dumping menuju sanitary landfill yang modern dan ramah lingkungan. Bagaimana dampaknya terhadap kota?
-
News •Presiden Prabowo Tegaskan Penanganan Sampah Nasional Harus Dimulai dari HuluPresiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya Penanganan Sampah Nasional dari hulu dan pengakhiran praktik open dumping TPA yang mendesak, mengingat usia TPA yang kian menua.
-
News •Wali Kota Denpasar Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan untuk Pariwisata Bersih dan LestariWali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mendesak pengelola wisata menerapkan pengelolaan sampah berkelanjutan demi pariwisata Denpasar yang bersih, lestari, dan berdaya tarik tinggi.
-
Ekonomi •BRIN Teliti Kontribusi Sampah Pariwisata di Destinasi Unggulan, Siap Rumuskan Kebijakan NasionalBadan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memulai penelitian komprehensif mengenai kontribusi sampah pariwisata di Bali, Jogja, Lombok, dan Labuan Bajo untuk merumuskan kebijakan pengelolaan yang efektif.
-
News •DPRD Jabar Dukung Ketegasan Gubernur dalam Penertiban Alih Fungsi Lahan untuk Cegah Bencana LingkunganAnggota DPRD Jabar, Ono Surono, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah gubernur menertibkan **alih fungsi lahan** di kawasan hutan, khususnya hulu DAS Citarum, demi mencegah bencana dan menjaga kelestarian lingkungan.
-
News •Satgas PKH Rilis Daftar 28 Perusahaan Pelanggar Lahan Hutan, Izin Dicabut Presiden PrabowoSatuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) merilis 28 perusahaan pelanggar lahan hutan yang izinnya akan dicabut Presiden Prabowo Subianto, terdiri dari sektor kehutanan, tambang, dan perkebunan, setelah terbukti melanggar peraturan.
-
News •Banjir NTB: Refleksi Tata Kelola Lingkungan dan Kesiapsiagaan BencanaBanjir NTB pada pertengahan Januari 2026 menyoroti kerentanan wilayah akibat kombinasi cuaca ekstrem dan degradasi lingkungan. Artikel ini mengupas akar masalah serta urgensi kebijakan berkelanjutan untuk mengatasi Banjir NTB.
-
News •Pemerintah Perkuat EPR dan Ekonomi Sirkular untuk Pertumbuhan Ekonomi InklusifPemerintah Indonesia memperkuat komitmen pada ekonomi sirkular melalui Extended Producer Responsibility (EPR). Kebijakan ini menjadi instrumen strategis untuk efisiensi dan pertumbuhan ekonomi inklusif.
-
News •Menteri Hanif Desak DPRD Perkuat Anggaran Atasi Krisis Pengelolaan Sampah NasionalMenteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyerukan DPRD di seluruh Indonesia untuk memperkuat anggaran dan pengawasan guna mengatasi krisis Pengelolaan Sampah Nasional yang kian mendesak.
-
Politik •PDI Perjuangan Kritik Bencana Sumatera: Megawati Soroti Kerusakan Lingkungan dan Keadilan EkologisKetua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melontarkan kritik tajam terhadap pemerintah terkait rentetan bencana di Sumatera, menyoroti kerusakan lingkungan dan pentingnya keadilan ekologis.
-
Politik •DPD RI Soroti Potensi Besar Lapangan Kerja Hijau di NTB, Dorong Kebijakan Energi TerbarukanSenator DPD RI Mirah Midadan Fahmid menyoroti peluang besar Lapangan Kerja Hijau di NTB, terutama di sektor energi terbarukan dan ekowisata, yang memerlukan dukungan kebijakan kuat.
-
News •Kewajiban Pilah Sampah ASN Kudus Diberlakukan, Lingkungan Bersih Jadi PrioritasPemerintah Kabupaten Kudus mewajibkan Kewajiban Pilah Sampah ASN Kudus, baik di rumah maupun kantor, demi mengurangi beban TPA dan mendorong kesadaran masyarakat, dengan mekanisme pelaporan dan sanksi yang akan diatur.
-
News •Menteri LHK: Pengelolaan Sampah Nataru Mendesak, Bukan Berkah Tapi Masalah SeriusMenjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa pengelolaan sampah Nataru adalah masalah serius yang memerlukan penanganan segera dari semua pihak.