Didi Irawadi Syamsudin
-
Politik •Politisi Demokrat Ingatkan Menteri Jangan Gunakan Fasilitas Negara untuk KampanyePolitisi Partai Demokrat Didi Irawadi mengingatkan, para menteri agar jangan seenaknya menggunakan fasilitas negara menjelang tahun Pemilu 2024. Mereka diminta fokus bekerja membantu presiden sampai akhir masa jabatan, bukannya berkampanye demi kepentingan politik pribadi.
-
Politik •Demokrat: Megawati Harusnya Beri Semangat dan Dukungan pada Milenial"Demo anarkis sudah pasti rekayasa kaum penyusup yang hendak bermain di air keruh. Tidak ada kaitan sama sekali dengan konteks kaum milenial," kata Didi Irawadi.
-
Politik •Demokrat Duga Ada Agenda Terselubung di Balik Usulan Jabatan Presiden 3 PeriodePartai Demokrat menegaskan menolak wacana jabatan presiden tiga periode dan dipilih kembali MPR. Partai besutan presiden ke-VI RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menilai masa jabatan presiden dua periode sudah sesuai undang-undang.
-
Politik •Demokrat Sindir Pihak yang 'Jilat' Jokowi Lewat Isu Masa Jabatan Presiden 3 Periode"Saya rasa sudah sikap benar beliau, dengan beliau menolak itu sikap yang benar,” kata Didi
-
Politik •Tolak Keberadaan Dewan Pengawas, Demokrat Dorong Jokowi Keluarkan Perppu KPKWasekjen Demokrat Didi Irawadi mengatakan, pihaknya juga setuju jika Perppu tersebut sifatnya penangguhan. Menurut dia, nantinya Perppu KPK itu ada kesempatan membahas pasal-pasal mana yang dianggap bermasalah.
-
News •Saat Paripurna Pemerintah Diminta Tangani Papua, PDIP Bela JokowiDi Paripurna, Pemerintah Diminta Tangani Papua, PDIP Bela Jokowi. Jimmy Demianus dari Fraksi PDI Perjuangan membantah itu. Menurut dia, selama ini pemerintah sudah memberikan perhatian yang cukup terhadap persoalan di Papua.
-
Politik •Harga Diri dan Gengsi, Demokrat Tolak Minta Jatah Menteri ke JokowiSinyal partai Demokrat bergabung ke koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin, semakin kencang. Bahkan, sudah melirik kursi di kabinet. Hal ini terungkap dalam diskusi yang diadakan Para Syndicate, dengan tema 'Periode ke-2 Jokowi: Merangkai Gerbong Pendukung vs Menata Barisan Oposisi.
-
Politik •Ambang batas capres 25 persen, upaya Jokowi jegal lawan di 2019?Ambang batas capres 25 persen, upaya Jokowi jegal lawan di 2019? Muncul kecurigaan, penguasa ingin menghalangi adanya capres alternatif pada Pemilu 2019 nanti. Sebab, sejauh ini baru ada dua nama kuat sebagai capres dua tahun mendatang. Mereka adalah Joko Widodo sebagai incumbent dan Prabowo Subianto.
-
News •Demokrat minta penyiram air keras Novel Baswedan dihukum beratDidi menuntut pihak kepolisian untuk menangkap pelaku dan mengungkap motif atas penyiraman air keras tersebut.
-
Khas •Demokrat: Century sudah selesaiDemokrat meyakini tidak ada aliran dana korupsi Century yang mengalir untuk kampanye SBY-Boediono di Pilpres 2019.
-
Khas •Demokrat: Kekuasaan itu menggodaBanyak elite Partai Demokrat yang terjerat korupsi saat berkuasa.
-
News •Cara-cara ini ditempuh supaya UU KPK tidak jadi direvisiRevisi tersebut didukung enam fraksi di DPR yakni Fraksi PDIP, NasDem, PKB, Hanura, PPP, dan Golkar.
-
Politik •Demokrat minta KPU fokus perhatikan keamanan saat Pilkada serentak"Jangan sampai ada letupan di suatu daerah, antisipasi ga siap ini bahaya," ujarnya.
-
Politik •Politikus Demokrat minta pemerintah turun tangan soal calon tunggalMeski KPU menambah waktu pendaftaran kembali, Didi pesimis masalah calon tunggal terselesaikan.
-
Politik •Demokrat dukung MK batalkan aturan larangan dinasti politikAturan pelarangan sanak saudara incumbent maju di pilkada dinilai diskriminatif.
-
Politik •Macam-macam strategi parpol hadapi pilkada serentakMasing-masing parpol bahkan sudah mulai menghitung dan menargetkan daerah mana saja yang bisa dimenangkan.
-
Politik •Wasekjen sebut Demokrat dukung KIH maupun KMP, asal pro rakyatDidi menegaskan bahwa partainya berada di tengah.
-
Politik •Demi menang pilkada, Demokrat buka pintu koalisi dengan KIH dan KMPKoalisi itu akan dilakukan di daerah-daerah yang bukan basis massa Partai Demokrat.
-
News •Tunda lantik Budi Gunawan, Jokowi sementara selamatkan PolriMeski cuma sementara, Demokrat mengapresiasi Jokowi yang mau sedikit mendengarkan aspirasi rakyat.
-
Politik •Demokrat tanggapi Fahri: Gak mungkin Perppu Pilkada tak dibaca!"Sudah dibaca dan ditandatangani baik-baik kok," kata Didi.