Wanita Ini Abadikan Momen saat Bertugas Jadi Guru PPPK di Daerah Terpencil Riau, Berangkat Pakai Perahu hingga Tidak Ada Aliran Listrik

Perjalanan ke tempat bertugasnya itu harus ditempuh dengan penuh perjuangan.

Fardi Rizal
Oleh Fardi Rizal - Reporter
Wanita Ini Abadikan Momen saat Bertugas Jadi Guru PPPK di Daerah Terpencil Riau, Berangkat Pakai Perahu hingga Tidak Ada Aliran Listrik
Wanita Ini Abadikan Momen saat Bertugas Jadi Guru PPPK di Daerah Terpencil Riau, Berangkat Pakai Perahu hingga Tidak Ada Aliran Listrik (Merdeka.com)

Perjalanan ke tempat bertugasnya itu harus ditempuh dengan penuh perjuangan.

Guru sering dianggap sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, sebuah sebutan yang sudah sangat dikenal oleh banyak orang. Profesi ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi masyarakat. Bahkan, ada yang harus berjuang untuk mengabdikan diri hingga ke daerah-daerah terpencil.

Hal ini dialami oleh seorang wanita pemilik akun TikTok @username00001234566. Setelah lulus seleksi PPPK, ia ditempatkan untuk mengajar di sebuah sekolah di pedalaman. Perjalanan ke tempat bertugasnya itu harus ditempuh dengan penuh perjuangan.

Sontak saja, unggahan yang dibagikannya berhasil menarik perhatian hingga viral di media sosial. Berikut ulasan selengkapnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dalam unggahan yang dibagikan, pemilik akun bernama Ara mengabadikan momen saat dirinya melakukan perjalanan ke tempatnya mengajar. Di sana, ia menggunakan perahu untuk mencapai lokasi tersebut.

tulisnya dalam keterangan video.

TikTok

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ara menjelaskan bahwa perjalanannya dimulai dengan menaiki perahu selama 1,5 jam. 

"Naik perahu dulu kurleb 1,5 jam," ujarnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Setelah menelusuri jalanan selama berjam-jam, Ara disambut di rumah rekannya. Di sana, mereka makan bersama dengan lauk seadanya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ia bahkan memutuskan untuk bermalam di tempat tersebut sambil menunggu air pasang kembali.

"Menginap dulu di sini semalam, besok baru ke tempat tugas karena nunggu air pasang," ujarnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Keesokan harinya, Ara melanjutkan perjalanan ke tempat tugasnya. Di sana, ia kembali menggunakan perahu dengan waktu tempuh 1 jam.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Namun, perjalanan Ara terhenti di tengah jalan karena paritnya buntu. Ia harus transit ke perahu lain untuk melanjutkan perjalanannya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Setelah menunggu perahu penjemput selama 1 jam, Ara akhirnya bisa melanjutkan perjalanan. Ia terkesima dengan pemandangan sekitar yang masih asri dengan pepohonan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Setelah perjalanan panjang, Ara sampai di tempat tugasnya sebagai guru PPPK. Di sana, ia disambut oleh warga lokal di pinggir sungai.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Inilah tempat Ara beristirahat selama bertugas. Ara ditugaskan sebagai Guru PPPK di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dalam unggahan lainnya, Ara memperlihatkan salah satu bangunan di lokasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa di sana tidak ada aliran listrik dan sinyal sulit didapat.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Masyarakat hanya mengandalkan tenaga surya dan bantuan antena untuk mendapatkan sinyal," tulisnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ara juga memperlihatkan momen saat dirinya pergi ke sekolah tempat mengajarnya. Ia harus berjalan kaki melewati jalan setapak tanah.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Beberapa muridnya juga menempuh perjalanan serupa. Mereka harus melewati area pinggir kali hingga jembatan untuk sampai ke sekolah.

"Terharu melihat semangat mereka menuntut ilmu. Beberapa dari mereka bahkan menempuh perjalanan dua jam menuju sekolah. Semoga kelak mereka menjadi anak yang sukses dan bermanfaat," 

ujarnya.

TikTok

Beginilah penampakan sekolah tempat Ara mengajar.<br>
Dok. Istimewa
Rekomendasi