Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Unik dan Tak Biasa, Ini Penampakan Makam di Atas Pohon di Samosir

Unik dan Tak Biasa, Ini Penampakan Makam di Atas Pohon di Samosir Unik dan Tak Biasa, Ini Penampakan Makam di Atas Pohon di Samosir. visitsamosir.com ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Sumatra Utara (Sumut) menyimpan beragam destinasi wisata yang rasanya tak akan pernah habis untuk dikunjungi.

Ada satu objek wisata unik yang terletak di Pulau Samosir. Tepatnya di perkampungan Lumban Sijabat, Desa Tomok Induk, Simanindo, Samosir. Di sana terdapat kuburan atau makam unik berusia ratusan tahun yang berada di atas pohon besar.

Makam ini menarik perhatian dan menjadi ramai dikunjungi oleh masyarakat setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat meresmikannya menjadi objek wisata pada 2019 lalu.

Intip penampakan unik makam di atas pohon tersebut selengkapnya.

Makam Diapit 3 Pohon Berbeda

unik dan tak biasa ini penampakan makam di atas pohon di samosir

Youtube Dinas Pariwisata Samosir ©2021 Merdeka.com

Melansir dari visitsamosir, uniknya lagi, makam itu ternyata diapit oleh 3 jenis pohon yang berbeda, yakni Pohon Hariara, Bintatar, dan Pohon Jajabi. Akar pohon yang berukuran besar menjadi penyangga kuburan tua tersebut.

Di lokasi yang sama juga terdapat sumur tua berusia ratusan tahun. Sumur yang terlilit lingkar akar pohon membuat tempat itu semakin unik.

Sudah Ada Sejak 450 Tahun Lalu

unik dan tak biasa ini penampakan makam di atas pohon di samosir

Youtube Dinas Pariwisata Samosir ©2021 Merdeka.com

Menurut cerita masyarakat setempat, makam itu merupakan makam dari Raja Ompu Siuluan atau Oppong Gasal, anak kesayangan dari Raja Oppu Datu. Raja Oppu Datu membangun makam ini untuk mengenang anaknya. Makam ini sudah ada sejak sekitar 450 tahun yang lalu.

Makam Terangkat ke Atas Pohon

unik dan tak biasa ini penampakan makam di atas pohon di samosir

Youtube Dinas Pariwisata Samosir ©2021 Merdeka.com

Oppu Gasal dikubur dalam sebuah peti batu dan di sekitarnya ditanami Pohon Hariara. Kemudian tumbuh Pohon Bitatar dan Jajabi di dekat peti. Seiring berjalannya waktu, makam tersebut terangkat di atas ketiga pohon dan jadilah seperti yang bisa disaksikan saat ini.

(mdk/far)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP