Advertisement
Osteoporis merupakan kondisi ketika kepadatan tulang berkurang sehingga menyebabkan tulang menjadi keropos dan mudah patah.
Secara umum, osteoporosis jarang menimbulkan gejala dan biasanya baru diketahui ketika penderitanya jatuh atau mengalami cedera yang menyebabkan patah tulang.
Kondisi ini bisa dialami siapa saja, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Hal ini yang kemudian membuat osteoporisis tidak hanya dipengaruhi faktor usia.
Ada beberapa penyebab osteoporisis, salah satunya kebiasaan mengonsumsi makanan tertentu. Berikut sejumlah makanan penyebab osteoporosis yang merdeka.com lansir dari Healthline dan sumber lainnya:
Advertisement
Sebelum mengetahui makanan penyebab ostoeporosis, penting juga mengetahui beberapa gejala osteoporosis. Kondisi ini disebabkan oleh menurunnya kemampuan tubuh dalam meregenerasi tulang sehingga kepadatan tulang berkurang.
Penurunan kemampuan regenerasi ini biasanya dimulai saat seseorang memasuki usia 35 tahun. Osteoporosis acap tidak menimbulkan gejala apapun.
Biasanya, kondisi ini baru diketahui saat seseorang mengalami cedera yang menyebabkan patah tulang.
Advertisement
• Tinggi badan berkurang
• Postur badan membungkuk
• Mudah mengalami patah tulang hanya karena benturan yang ringan
• Nyeri punggung yang biasanya disebabkan oleh patah tulang belakang
Advertisement
Tidak hanya faktor usia, beberapa faktor lain juga dapat meningkatkan risiko osteoporosis, seperti makanan. Berikut sejumlah makanan penyebab osteoporosis, di antaranya:
Advertisement
Salah satu makanan penyebab osteoporosis adalah minuman tinggi gula. Selain menyebabkan diabetes, makanan tinggi gula bisa meningkatkan risiko osteoporosis.
Kerusakan pada tulang dapat terjadi jika Anda mengonsumsi terlalu banyak gula. Maka dari itu, agar terhindar dari osteoporosis, Anda harus mengurangi konsumsi makanan yang tinggi gula.
Advertisement
Makanan penyebab osteoporosis selanjutnya adalah minuman berkafein. Sebuah penelitian menyatakan bahwa minum terlalu banyak kopi dalam satu hari meningkatkan risiko patah tulang.'
Minum kopi tentu tidak masalah, dengan catatan Anda harus membatasi mengonsumsinya. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari tulang keropos.
Advertisement
Makanan yang terlalu banyak protein juga dapat meningkatkan osteoporosis. makanan berprotein menyebabkan tulang untuk mencuci keluar kalsium dari tulang.
Oleh karena itu, Anda harus ingat untuk menghindari makanan kaya protein makan berlebihan yang dapat menyebabkan osteoporosis.
Retinol Vitamin A
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang menggunakan vitamin A dalam dosis melebihi 3000 mikogram akan meningkatkan risiko osteoporosis. Adapun bentuk retinol vitamin A bisa makanan seperti hati, kuning telur, produk susu, dan suplemen makanan.
Alkohol
Mengonsumsi terlalu banyak alkohol juga bisa menjadi penyebab osteoporosis. Konsumsi berlebihan minuman beralkohol dapat dikaitkan dengan densitas tulang diturunkan dalam tubuh, seperti alkohol mengganggu penyerapan kalsium dan Vitamin D ke dalam tulang.
Advertisement
Ada beberapa cara mengatasi osteoporosis yang bisa dilakukan. Pengobatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya patah tulang atau tulang retak. Berikut sejumlah obat-obatan untuk meningkatkan kepadatan tulang, yaitu:
• Terapi hormon
• Antibodi monoklonal
• Bifosfonat
Penderita dapat diberikan obat untuk meningkatkan pembentukan tulang, seperti teriparatide dan abaloparatide. Pasien juga akan dianjurkan untuk mengurangi aktivitas yang dapat menyebabkannya terjatuh atau cedera.