Fenomena Muncul Pulau Baru di Tanimbar Usai Gempa 7,5 SR, Ini Kata Peneliti

Belum lama ini video viral tersebar, muncul pulau baru usai gempa mengguncang Maluku. Peneliti pun menjelaskan penyebab fenomena alam itu terjadi.

Tyas Titi Kinapti
Oleh Tyas Titi Kinapti - Reporter
Fenomena Muncul Pulau Baru di Tanimbar Usai Gempa 7,5 SR, Ini Kata Peneliti
Fenomena Alam, Ini Potret Pulau Baru yang Muncul Usai Gempa 7,9 SR. ©2023 Merdeka.com/twitter @dafideff

Gempa dengan magnitudo 7,5 mengguncang Pantai Utara Maluku Barat Daya, Maluku, pada Selasa, 10 Januari 2023 pukul 00.47 WIB.

Belum lama ini video viral tersebar, muncul fenomena alam usai gempa mengguncang Maluku. Fenomena alam ini berupa munculnya pulau baru dari dasar laut di Desa Teinaman, Kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Peneliti dari Pusat Riset Geoteknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Eko Yulianto menjelaskan penyebab fenomena alam itu terjadi.

Patahan Bumi

Eko Yulianto selaku Peneliti dari Pusat Riset Geoteknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan fenomena pulau baru di Desa Teinaman setelah gempa 7,5 SR  mengguncang Maluku diakibatkan patahan gempa bumi.

"Pembentukan pulau baru terjadi dalam istilah geologi disebut patahan, dimana proses pengangkatan penurunan daratan terjadi akibat mekanisme siklus gempa," katanya ketika dihubungi ANTARA dari Ambon, Selasa.

Ia mengatakan pengangkatan dan penurunan daratan oleh mekanisme siklus gempa, disebabkan dua fase utama yakni inter seismic merupakan fase awal gempa bumi dan fase coseismic adalah fase ketika gempa tektonik terjadi.

"Seperti yang pernah terjadi pada kasus gempa tsunami Aceh tahun 2004, munculnya pulau dengan ketinggian mencapai tiga meter," katanya.

Kemungkinan Laut Dangkal

Fenomena munculnya pulau baru di Tanimbar, besar kemungkinan sebelum munculnya pulau baru, laut dangkal sehingga ketika gempa menyentak, maka dasar laut dangkal ini bisa menyembul ke atas permukaan laut menjadi pulau baru."Untuk mengkonfirmasi prosesnya seperti apa sebelum kejadian gempa, kemungkinan masyarakat sudah mengamati apakah laut dangkal relatif dekat dengan permukaan air sehingga dengan sekali hentakan kejadian gempa, maka kemudian seolah-oleh muncul menjadi pulau baru," katanya.

Pada prinsipnya, kata Eko, hampir seluruh kepulauan di Indonesia sebagian besar terbentuk karena proses tektonik dan vulkanik, mengakibatkan semua yang berada di bawah laut, dalam satu masa muncul ke atas permukaan laut.Indonesia merupakan negara yang memiliki gunung api paling banyak di dunia dan proses pembentukan gunung itu menjadi salah satu faktor yang kemudian menyebabkan munculnya daratan keluar dari lingkungan perairan atau laut.

TektonikKemudian faktor kedua, disebut sebagai tektonik karena pengangkatan daratan itu secara perlahan-lahan, juga secara cepat mengikuti siklus gempa bumi."Saat energi terkumpul melampaui plastisitas kerak bumi, kerak patah dan terangkat menjadi pulau baru," katanya.*

Rekomendasi