Sheryl Sheinafia Alami Syaraf Terjepit, Begini Kondisi Terbarunya

Model sekaligus musisi cantik Sheryl Sheinafia Tjokro belum lama ini membeberkan kondisi terbarunya. Wanita kelahiran 4 Desember 1996 ini mengumumkan bahwa dirinya mengalami saraf terjepit. Hal itu disampaikannya dalam unggahan Instagram pribadinya pada Rabu (9/2) kemarin.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sheryl Sheinafia Alami Syaraf Terjepit, Begini Kondisi Terbarunya
Sheryl Sheinafia Alami Syaraf Terjepit, Begini Kondisi Terbarunya. ©2022 Merdeka.com/ Instagram @sherylsheinafia

Model sekaligus musisi cantik Sheryl Sheinafia Tjokro belum lama ini membeberkan kondisi terbarunya. Wanita kelahiran 4 Desember 1996 ini mengumumkan bahwa dirinya mengalami saraf terjepit. Hal itu disampaikannya dalam unggahan Instagram pribadinya pada Rabu (9/2) kemarin.

Dalam unggahannya itu, Sheryl menceritakan bagaimana awal mula penyakit saraf terjepit tersebut menimpa dirinya. Kejadian bermula seminggu setelah perayaan ulang tahunnya. Ia mengalami rasa sakit di bagian leher, lengan sisi kanan dan kepala hingga membuat dirinya mati rasa.

"Seminggu setelah ulang tahun, saya mengalami rasa sakit yang luar biasa dari leher dan lengan kanan," tulis Sheryl dalam berbahasa Inggris.

"Sampai pada titik bermain gitar, menulis dan hanya duduk tanpa sandaran memberi saya masalah seperti sakit kepala dan mati rasa," lanjutnya.

Lebih lanjut, pemilik album 'Jennovine' itu juga mengaku bahwa penyakit disc herniation atau yang lebih dikenal saraf terjepit itu hanya berlaku untuk orang tua saja. Rupanya, anak muda sepertinya pun juga bisa berpotensi mengidap penyakit tersebut.

Tak hanya itu saja, ia juga berpesan kepada warganet bagaimana pentingnya peregangan dan pendinginan saat berolahraga.

“Pada dasarnya, saya memiliki kebiasaan yang sangat buruk dengan majukan kepala. Syaraf kejepit rupanya tidak hanya untuk orang tua, jadi jangan lupa untuk sesekali berdiri ketika kamu duduk atau meregangkan leher sesekali." tulis Sheryl dalam unggahan Instagram pribadinya

"Jika kamu juga banyak berolahraga, peregangan dan pendinginan sangat penting! sesuatu yang saya anggap remeh selama latihan saya (jangan lakukan itu cukup lama),” lanjut penuturannya." lanjutnya.

Atas penyakit yang dialaminya itu, Sheryl pun harus mendapat penanganan dari dokter. Ia pun memasang korektor postur pada bagian lehernya.

Tak hanya itu saja, Sheryl juga mengimbau untuk orang yang bertemu dengan dirinya nanti jika bertemu dengannya, maka jangan heran bila ia berjalan seperti model. Hal itu dikarenakan ia masih mengalami kesakitan dan sudah berjalan selama dua bulan.

"Sudah 2 bulan ini terjadi, sekarang ingin membagikan cerita sebagai pengingat kepada keluarga & teman digital juga. Jika kita bertemu dan saya tidak memberi kamu tangan atau melihat wajah kamu ketika di sebelah kanan saya. Dan berjalan seperti model, saya memakai korektor postur. Kemungkinan besar kesakitan,” jelasnya.

Rekomendasi