Nama Migi Rihasalay belum lama ini menjadi sorotan publik. Diketahui, Migi dikenal sebagai desainer handal yang terkenal di dunia fashion. Karyanya memiliki ciri khas dengan mengaplikasikan pakaian dengan desain unik berwarna warni. Bahkan, ia juga sukses membuat sebuah karya dengan bertemakan senja yang sangat berbeda dengan karya yang sebelumnya.
Tak hanya itu saja, Migi bersama sang suami, Andrew James juga berhasil membuat sebuah rumah joglo yang diperuntukkan untuk para seniman seniman lokal untuk mengembangkan karyanya. Hal itu merupakan salah satu mimpinya bersama sang suami sejak lama.
Tak sampai disitu saja, baru baru ini, Migi juga memberikan sekaligus memberi wadah kepada anak anak untuk melukis di botol kaca bekas. Diketahui, aksinya ini sudah berjalan selama lima bulan dan sudah terhimpun 17 anak yang mengikuti pelajaran melukis di botol kaca secara gratis.
Kecintaannya terhadap dunia seni itupun sontak menarik perhatian sekaligus mendapat pujian dari warganet. Penasaran seperti apa sosok Migi Rihasalay? berikut ulasannya.
Advertisement
Berkolaborasi dengan Jenny Cortez dalam Sebuah Fashion Show
Migy Rihasalay bersama Jenny Cortez berkolaborasi dalam sebuah fashion show pada bulan maret 2020 lalu. Alhasil, kolaborasi mereka dibungkus dalam sebuah pakaian yang penuh dengan keceriaan sukses dijalaninya dan juga mendapat respons positif dari berbagai kalangan.
Migi selaku desainer dalam acara tersebut juga menjelaskan bahwa tema tersebut diambil dari kondisi jakarta yang sering kehujanan saat itu.
“Fashion show hari ini penuh dengan keceriaan. Temanya pelangi, rainbow, berwarna, pokoknya unik lah,” ujar Jenny Cortez saat ditemui di Mal Ambasador, Jakarta Selatan dilansir dari Liputan6.com
"Saya terinspirasi kota Jakarta yang membuat berempati, karena hujan terus sampai membuat Jakarta banjir. Saya juga melihat kesedihan warga Jakarta yang terdampak banjir. Banyak orang bertanya kapan musim hujan berhenti. Rainbow ini aku ambil, bagaimana akhirnya hujan berhenti maka keluarlah pelangi,” ujar Migi.
Karya dengan Tema Senja
Sukses membuat karya dengan desain berwarna warni, Migi pun kembali membuat karya yang begitu berbeda dengan karya karya sebelumnya. Kali ini, Migy mengangkat tema senja.
Migi juga menjelaskan bahwa desain yang dibuatnya ini membutuhkan teknik pembuatan yang cukup ribet dan harus mengenakan bahan bahan tepat agar karyanya terlihat lebih indah.
"Saya dapatkan saat merenung di akhir waktu transisi antara siang dan malam. Dalam desain ini, teknik pembuatannya agak sulit karena harus tepat," ujar Migi Rihasalay saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2020) dilansir dari Liputan6
Advertisement
Bangun rumah Joglo Bareng Suami untuk para Seniman
Lagi lagi, Migi juga menjadi pusat perhatian usai dirinya bersama sang suami tercinta, Andrew James berhasil membangun sebuah perkampungan yang berbentuk rumah Joglo yang diperuntukkan untuk para seniman lokal dalam mengembangkan karyanya. Migi dan suami mengaku hal ini merupakan salah satu keinginannya yang akhirnya terwujudkan.
Selain menjadi wadah bagi seniman lokal dalam mengembangkan karyanya, rumah joglo itu direncanakan akan menjadi lokasi pariwisata.
“Saya dan suami memang termasuk orang yang senang dengan budaya. Di mana budaya dan bangunan dari tanah Jawa seperti rumah Joglo berupaya aku hadirkan di Tanjung Lesung yang memang ke depan akan jadi lokasi pariwisata,” ujar Migi.
Ajarkan Anak-Anak Melukis Botol Bekas
Tak hany itu saja, baru baru ini Migi juga terlihat mengajak sekaligus mengajarkan anak anak dalam melukis di media botol kaca bekas. Bahkan kelas melukis botol tersebut tidak dipungut biaya alias gratis.
Diketahui, aksinya itu sudah berjalan selama lima bulan dan sudah terhimpun 17 anak yang mengikuti pelajaran melukis di botol kaca. Anak-anak tersebut difasilitasi peralatan melukis dan juga materi mengenai cara melukis di atas botol.
"Saya menyebutnya, Bottle Recycle Art. Botol-botol itu bisa diberdayagunakan dengan baik. Di sini saya hanya memotivasi anak-anak agar tetap berkreasi dan menggali bakat-bakat mereka di bidang seni melukis. Saya meyakini benar mereka punya bakat melukis. Saya hanya perlu mengarahkan saja," ujar Migi.