Masih Betah Melajang di Usia Kepala Empat, Ini Alasan Putri Patricia

Artis senior Tanah Air, Putri Patricia belum lama ini menjadi sorotan publik. Pemeran 'Putri yang Ditukar' ini diketahui masih melajang di usia 41 tahun. Saat diwawancarai, Putri membeberkan alasannya. Baginya, keputusan untuk melajang di usia yang sudah kepala empat merupakan hal wajar.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Masih Betah Melajang di Usia Kepala Empat, Ini Alasan Putri Patricia
Putri Patricia. ©2021 Merdeka.com/ Instagram @putripatricia888

Artis senior Tanah Air, Putri Patricia belum lama ini menjadi sorotan publik. Pemeran 'Putri yang Ditukar' ini diketahui masih melajang di usia 41 tahun.

Saat diwawancarai, Putri membeberkan alasannya. Baginya, keputusan untuk melajang di usia yang sudah kepala empat merupakan hal wajar.

"Memang harus banget ya, sebenernya kalau gue santai saja. Orang-orang di luar saja kayak mungkin orang-orang di sini terbiasa umur," kata Putri Patricia saat berada di prigram Brownis yang dilansir dari YouTube Trans TV Official Selasa (30/12) kemarin.

"Kayak sudah tuntutan, umur sekian harus nikah, sudah nikah punya anak satu, punya anak dua, dan begitu seterusnya," sambung Putri Patricia.

Bukan Prioritas

Putri menekankan bahwa pola pemikirannya sangat berbeda dengan kebanyakan orang pada umumnya. Baginya, pernikahan bukan prioritas, meskipun kini sudah memasuki usia 41 Tahun.

"Cuma yah mungkin karena saya cara berpikirnya tidak seperti standar orang di sini, jadi memang menikah itu bukan menjadi prioritas pertama. Masih banyak hal-hal lain yang kita pikirkan," ungkapnya.

Standar Pernikahan di Indonesia

Ia juga mengatakan bahwa adanya standar orang-orang Indonesia tentang pernikahan membuat seolah usia jadi tekanan. Tapi standar itu tidak berlaku untuknya.

"Karena kita tinggal di Indonesia, kita bilangnya standar orang sini. Kalau di luar kan, yah pasti ada yang sama juga," ucap Putri Patricia.

"Karena nggak tinggal di luar nggak bisa bilang nggak kok kalau di luar bla-bla, kita nggak bisa bilang begitu karena nggak ada dasar bukti," tandasnya.

Rekomendasi