Anwar Fuady membagikan kisah setelah ditinggal secara berturut-turut oleh istri dan anak sulungnya yang meninggal karena Covid-19. Seperti diketahui istri Anwar Fuady, Farida Cosim meninggal dunia pada Minggu (18/7) lalu.
Berselang 3 hari setelahnya, putra sulungnya, Ferry Senapati juga meninggal dunia. Tentunya hal tersebut membuat Anwar Fuady begitu kehilangan.
Ia mencurahkan isi hatinya ketika menjadi bintang tamu di acara talk show yang dibawakan Feni Rose. Berikut ulasannya.
Advertisement
Anwar merasa kehilangan ketika ditinggal pergi oleh sang istri. Farida Cosim meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19. Namun ia mengungkapkan kepergian sang istri memang sudah waktunya karena tak ada yang abadi di dunia ini.
"Buat saya, dia adalah bagian dari hidup saya. Sekarang dia pergi, sebagian hidup saya ada yang hilang. Tapi saya serahkan semuanya kepada Allah," ujarnya dilansir dari YouTube Trans TV.
"Bahwa ini memang sudah waktunya dia diambil pulang. Kita boleh saja menyayangi, mencintai sesuatu, tapi yakinlah pada suatu saat kita pasti akan berpisah," tambah Anwar Fuady.
Advertisement
Anwar mengungkapkan istrinya takut meninggal dunia lebih dulu daripada dirinya. Hal ini lantaran mendiang istrinya takut tak ada yang mengurus Anwar Fuady.
"Dia tuh takut, kalau dia meninggal dulu. Dia bilang ke anak saya, yang nomor lima: Mama takut kalau Mama yang meninggal dulu. Siapa yang mengurus papa kau?" terang Anwar.
"Begitu ditanya: sayang sama Papa enggak? Dia mengangguk. Karena saya bagian hidupnya. Saya guncang terus terang pada saat itu. Tapi saya kembalikan itu semua kepada Allah," imbuhnya.
Advertisement
Kepergian istrinya menyimpan duka yang mendalam, namun Anwar Fuady kini telah bangkit. Anwar Fuady kini rajin shalat tahajud karena sang istri.
"Salat tahajud itu istri saya yang mengajarkan selama bertahun-tahun," tutur Anwar Fuady.
"Jadi suka tahajud itu karena istri saya. Saya salat di situ, saya curahkan semuanya, uneg-uneg saya, kesedihan saya, kesusahan saya. Saya laporkan kepada Allah," imbuhnya.
Advertisement
Tiga hari setelah kepergian sang istri, putra sulungnya meninggal dunia karena Covid-19. Hal ini begitu mengejutkan Anwar Fuady. Ia beranggapan hal ini menjadi rahasia dari Tuhan.
"Ya saya nggak habis pikir, dia jauh lebih muda dari saya ya, kok duluan (meninggal) dari saya. Tapi, ya, memang kita tahu, kadang banyak cucu menangisi kepergian kakeknya atau neneknya, tapi banyak juga kakek yang menangisi kepergian cucunya," ungkap Anwar Fuadi.
"Karena hidup ini misteri, jadi saya semuanya serahkan kepada Allah. Ini kan rahasianya Allah, pasti ada hal yang terbaik yang tersembunyi di sini," imbuhnya.