Saat Ramadan, berburu takjil untuk berbuka puasa rasanya menjadi aktivitas yang selalu dirindukan banyak orang.
Masjid-masjid pun banyak yang menyediakan beragam menu takjil berbuka puasa yang bisa dinikmati masyarakat selama Ramadan.
Seperti salah satu masjid di Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut) yang menyajikan menu berbuka puasa yang unik, yakni sajian khas India.
Tepatnya di Masjid Ghaudiyah yang ada di Kampung Madras, Kota Medan.
Sudah menjadi tradisi selama Ramadan, masjid yang memang didominasi oleh umat Muslim India Tamil ini membagikan menu buka puasa khas India untuk dinikmati oleh warga Kota Medan.
Simak ulasannya berikut ini.
Advertisement
Bubur Sup India
Melansir dari gosumut, beda dari masjid di Kota Medan lainnya, Masjid Ghaudiyah ini selalu menyediakan bubur sup India untuk menu berbuka puasa.
Bubur ini biasa disajikan bersama daging kambing, kari kambing, acar nanas, serta susu India atau Chai.
Chai sendiri merupakan susu yang dibuat dengan campuran rempah-rempah, seperti kapulaga atau cengkeh, yang banyak digemari jemaah karena menyehatkan.
Advertisement
Menu Spesial Nasi Briyani
Selain bubur sup India, menu spesial yang disajikan di Masjid Ghaudiyah ini adalah Nasi Briyani. Nasi Briyani merupakan hidangan berupa nasi yang dimasak dengan rempah-rempah lalu ditambah dengan sayuran, atau daging.Menu ini selalu menjadi favorit bagi para jamaah yang datang. Namun sayangnya, Nasi Briyani ini hanya disajikan khusus di Hari Minggu saja. Oleh karena itu lah, masjid ini selalu lebih ramai saat akhir pekan tiba.
Advertisement
Terletak di Kampung India
Masjid Ghaudiyah terletak di Kampung Madras. Kampung ini disebut sebagai 'Kampung India', karena merupakan tempat tinggal bagi banyak warga keturunan India Tamil yang hidup di Kota Medan.Di Kampung Madras, setidaknya ada sebanyak 350-400 kepala keluarga warga keturunan India Tamil beragama islam yang setiap harinya beribadah di Masjid Ghaudiyah ini. Meski begitu, masjid ini tidak tertutup hanya untuk warga keturunan India Tamil yang tinggal di Kampung Madras saja, melainkan semua orang bisa mengunjungi dan beribadah di Masjid Ghaudiyah tersebut.