Kreatif, Pemuda Ini Bikin Inovasi Kopi Celup dengan Kemasan Ramah Lingkungan

Seorang pria asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) menciptakan inovasi kopi celup yang kemasannya terbuat dari rumput laut yang bisa larut saat diseduh.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kreatif, Pemuda Ini Bikin Inovasi Kopi Celup dengan Kemasan Ramah Lingkungan
Kreatif, Pemuda Ini Bikin Inovasi Kopi Celup dengan Kemasan Ramah Lingkungan. liputan6.com ©2021 Merdeka.com

Dalam beberapa tahun terakhir, kopi jadi primadona masyarakat di Tanah Air. Berbagai jenis sajian kopi kini sangat mudah ditemukan seiring dengan menjamurnya kedai kopi.

Hal ini membuat seorang pria pecinta kopi sekaligus owner dari Kopi Bangflo asal Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat inovasi unik berupa kopi celup yang dibuat dalam kemasan ramah lingkungan.

Pria yang bernama Handrianus Yovin Karwayu ini membuat kemasan kopi celupnya tersebut dari rumput laut.

Yovin mengaku, inovasinya ini bukti cintanya pada lingkungan. Ia sengaja membuat produk ini untuk mengurangi sampah plastik kemasan kopi.

Penasaran seperti apa? Melansir dari Liputan6.com, simak ulasannya berikut ini.

Kemasan Larut Saat Diseduh

Berbeda dengan teh celup, Yovin mengatakan kopi celup buatannya ini akan langsung larut jika diseduh sehingga tak menyisakan sampah kemasan.

"Kecup Bangflo ini adalah produk kopi celup dengan kemasan ramah lingkungan dari rumput laut sehingga sekarang minum kopi gak perlu nyampah lagi. Kami ingin ikut bersama mengurangi sampah plastik," ujarnya.

Ada Dua Varian Kopi

Yovin membuat kopi celup ini dalam dua varian, yaitu Kopi Single Origin Flores dan 3 in 1 mix Kopi, Susu, dan Gula Lontar dari Kupang.Menurut hasil penelitian yang Ia lakukan dengan Dosen Peneliti Unika Atma Jaya Jakarta Dr Noryawati pada 2018, rumput laut yang digunakan untuk kemasan kopi celup ini aman dikonsumsi.

"Cukup 3 menit mengaduk, Kopi Celup Bangflo siap dinikmati," katanya.

Ingin Perluas Pasar Internasional

Meski terbilang unik dan tak biasa, kopi celup buatan Yovin ini sudah meramaikan berbagai kegiatan yang diadakan di luar negeri. Seperti pada kegiatan Indonesia Coffee Event di Tashkent, Uzbekistan, dan Afrika Big 7 pada 2019 di Johannesburg Afrika Selatan.Ke depannya, Ia ingin memproduksi produknya dalam jumlah besar dan memperluas pasar, baik di Tanah Air maupun ekspor ke mancanegara."Tantangan yang sekarang dihadapi adalah pengadaan mesin produksi instan kopi. Suplai bahan baku kami sangat cukup, pasar pun sangat besar," pungkasnya.

Rekomendasi