Dimulai Pekan Depan, Gubernur Sumut Nyatakan Siap Divaksin Covid-19 Bersama Nakes

Untuk pelaksanaannya, vaksinasi akan dilaksanakan mulai 14 Januari 2020 mendatang. Terkait hal ini, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi berharap tidak ada penolakan dari warga Sumut. Mengingat pemberian vaksin Covid-19 ini telah dipastikan aman.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dimulai Pekan Depan, Gubernur Sumut Nyatakan Siap Divaksin Covid-19 Bersama Nakes
Dimulai Pekan Depan, Gubernur Sumut Nyatakan Siap Divaksin Covid-19 Bersama Nakes. humas.sumutprov.go.id ©2021 Merdeka.com

Sebanyak 40.000 dosis vaksin Covid-19 telah diterima oleh Sumatra Utara (Sumut) pada Selasa (5/1). Vaksin ini akan diprioritaskan untuk 72.461 tenaga kesehatan.

Untuk pelaksanaannya, vaksinasi akan dilaksanakan mulai 14 Januari 2020 mendatang. Terkait hal ini, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi berharap tidak ada penolakan dari warga Sumut. Mengingat pemberian vaksin Covid-19 ini telah dipastikan aman.

Hal itu disampaikan Gubernur Edy usai mengikuti rapat penanganan Covid-19 dengan Presiden Joko Widodo secara virtual di Medan pada Rabu (6/1).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumut ini juga menyatakan siap untuk menjadi orang pertama yang divaksin bersama dengan tenaga kesehatan. Melansir dari laman Humas Pemprov Sumut, berikut informasi selengkapnya.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini diharapkan tidak ada penolakan dari semua pihak. Gubernur Edy menyatakan siap untuk divaksin pertama kali. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Hingga saat ini, Gubernur masih menunggu izin Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

“Khusus di tingkat nasional, Presiden yang pertama, kalau di daerah pasti Gubernur, di kabupaten berarti bupati dan walikota, selanjutnya dilakukan kepada seluruh tenaga kesehatan,” kata Gubernur Edy.

Gubernur Edy mengatakan, tak ada alasan bagi masyarakat untuk menolak vaksinasi Covid-19 ini. Pihaknya hingga saat ini, belum menetapkan sanksi bagi masyarakat yang nantinya menolak diberikan vaksin. “Secara regulasi tidak ada alasan masyarakat menolak, jika rakyat menolak berarti mengorbankan orang lain, tidak usah pakai sanksi, semua harus menyadari vaksin ini untuk keselamatan semuanya makanya diawali Gubernur, sehingga Covid-19 ini selesai,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Alwi Mujahit menyampaikan, Sumut sudah siap melakukan vaksinasi. Mulai dari cold storage sebagai tempat penyimpanan vaksin di kabupaten/kota, hingga tenaga yang melakukan vaksinasi.Pihaknya sudah meninjau dan tidak menemukan masalah. Sampai saat ini sudah ada 1500 tenaga yang siap bertugas. Selanjutnya pihaknya akan melatih 1.000 orang lagi untuk tenaga vaksinasi. “Persiapan untuk vaksinasi, Alhamdulillah, tidak ada masalah,” kata Alwi.

Rekomendasi