Heboh Video Istri Pertama 'Labrak' Rumah Istri Kedua Bawa Eskavator, Ini Kronologinya

Penghancuran rumah menggunakan eskavator itu dilakukan karena istri pertama merasa cemburu terhadap Minar (36), seorang perempuan yang dianggap sebagai istri kedua dari seseorang yang berasal dari Medan tersebut.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Heboh Video Istri Pertama 'Labrak' Rumah Istri Kedua Bawa Eskavator, Ini Kronologinya
Ilustrasi eksekusi rumah. ©2020 merdeka.com/tommy lasut

Sebuah video penghancuran rumah menggunakan alat berat (eskavator) beredar di media sosial pada Kami (06/08) lalu. Dilansir dari akun Instagram @ndorobeii kejadian tersebut viral karena menyangkut rumah tangga dari seorang yang tinggal di Kota Medan.

Kejadian yang berlangsung secara tiba-tiba tersebut lantas memicu perhatian warga. Pasalnya eskavator yang datang langsung meratakan rumah yang berada di Dusun II, Desa Mangga Dua, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit tersebut disebutkan bahwa, penghancuran rumah dilakukan karena istri pertama merasa cemburu terhadap Minar (36), seorang perempuan yang dianggap sebagai istri kedua dari suaminya yang berasal dari Medan tersebut.

Dihancurkan oleh Anak dari Istri Pertama

Menurut keterangan akun tersebut, kronologi penghancuran itu berawal ketika istri pertama menyuruh seorang oknum TNI untuk merubuhkan rumah milik Minar. Anggota tersebut diketahui juga merupakan anak dari istri pertama orang Medan tersebut.

"Sebelumnya ada plang bertuliskan rumah itu mau di jual namun tiba-tiba kami heran ada alat berat dan merubuhkan rumah tersebut, katanya anaknya yang datang, katanya juga oknum TNI cuma kami juga tidak tahu karena jarang bergaul" papar warga yang enggan disebut namanya itu.

Sehari-hari Minar terkenal sebagai pribadi yang tertutup, dan sangat jarang bergaul dengan masyarakat di sana. Bahkan di sekitar rumahnya jarang terlihat aktivitas yang mencolok dari sang pemilik.

Baru Enam Bulan Ditempati

Budi, selaku Kepala Desa Mangga Dua menyebutkan jika rumah tersebut baru sekitar 6 bulan ditempati oleh Minar. Menurutnya rumah tersebut awalnya hendak dijual, dan secara tiba-tiba dirubuhkan oleh anggota TNI yang mengendarai eskavator.

Terkait sengketa yang terjadi antara istri pertama dengan pihak istri kedua, Budi tidak mengetahui secara pasti.

"Rumahnya sengaja dirubuhkan selama ini tinggal di Mangga Dua namun statusnya masih warga Medan di perkirakan baru enam bulan tinggal di Mangga Dua" papar Budi.

Barang Tersisa Diambil Warga

Pantauan terakhir menyebutkan jika para warga yang berkerumun banyak mengambil sisa puing-puing serta perabotan rumah yang telah dihancurkan tersebut. Warga sekitar bahkan menggunakan kendaraan pengangkut seperti becak dan lainnya.

Didukung Warganet

Kejadian tersebut turut menuai komentar warganet. Banyak warganet yang mendukung aksi dari tindakan istri pertama untuk menghancurkan rumah dari istri kedua tersebut.

@dyananggraheni : Baguuusss.. Gua suka caranya... Mantab.... Lanjutkan bu. Basmi smpe keakar akarnya bu....

@ mahalestine : metika istri tua tak didengar , excavator yang berbicara

@kartika050 : Ngelempar toples ujung2nya di lerai, sekalian aja rubuhin rumah biar ga mainstream

@hemy_guntara : Terus kenapa kalo anaknya TNI? Kok dibilang oknum? Gw kalo jadi dia juga gw rubuhin tuh rumahnya sukur2 gak di rubuhin sama orangnya sekalian.

@ayyatr94 : Syukur. Cem macem kau sama istri tua

@fuji_full : Berkah buat semuaaa,,,sisa puing² pada dijualin

@ratnasari1032 : Minar minar uripmu bakal akeh dredegke

@daniehhhggg : Kalau tdk bisa adil gak usah gaya2an poligami

Rekomendasi