Perbedaan Massa dan Berat Beserta Pengertiannya, Ketahui Selengkapnya
Merdeka.com - Seringkali dalam kehidupan sehari-hari kita menggunakan istilah massa dan berat secara bergantian. Namun sebenarnya massa dan berat merujuk hal yang berbeda dalam pengertiannya.
Melansir dari laman Thought.Co, perbedaan antara massa dan berat adalah bahwa massa adalah jumlah materi dalam suatu material, sedangkan berat adalah ukuran bagaimana gaya gravitasi bekerja pada massa tersebut.
Di Bumi, gravitasi cukup konstan sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai-nilainya. Namun, jika Anda membandingkan berat di Bumi dengan tempat lain, seperti Bulan, Anda bisa mendapatkan nilai yang berbeda.
Massa Anda di Bulan akan tetap sama, tetapi berat Anda akan berbeda karena percepatan gravitasi di sana berbeda.
Berikut selengkapnya merdeka.com merangkum perbedaan massa dan berat menurut fisika yang perlu Anda ketahui:
Perbedaan Massa dan Berat
Ada beberapa perbedaan antara massa dan berat. Massa adalah properti intrinsik materi. Ia tidak berubah tergantung di mana Anda mengukurnya. Ia adalah nilai skalar, yang artinya memiliki besaran, tetapi tidak ada arah yang terkait dengannya.
Massa suatu benda tidak pernah nol. Anda mengukur massa dengan keseimbangan biasa di Bumi atau keseimbangan inersia di ruang angkasa.
Berat tergantung pada efek gravitasi, sehingga dapat berubah tergantung di mana ia diukur. Dengan tidak adanya gravitasi, berat bisa menjadi nol. Karena berat adalah gaya, maka ia adalah vektor. Ia memiliki besaran dan arah. Anda mengukur berat menggunakan neraca pegas.
Satuan Massa dan BeratKita cenderung mengukur berat dalam gram, kilogram, ons, dan pound. Secara teknis, gram (g) dan kilogram (kg) adalah satuan massa. Satuan SI untuk berat adalah Newton (N), dengan massa 1 kg yang memiliki gaya 9,8 N di Bumi. Satuan berat AS adalah pound (lb), sedangkan satuan massa adalah sesuatu yang disebut siput. Pound adalah gaya yang dibutuhkan untuk memindahkan massa 1 siput dengan kecepatan 1 ft / s 2 . Satu siput memiliki berat 32,2 pon.
Meskipun tidak masalah menggunakan pound dan kilogram secara bergantian untuk sebagian besar tujuan praktis, dalam sains paling baik menggunakan kilogram untuk massa dan Newton untuk berat.
5 perbedaan massa dan berat sebuah benda
Sifat massa
Sifat massa antara lain:
Sifat berat
Sedangkan sifat berat yaitu:
Hubungan antara berat dan massa
Berat dan massa saling berkaitan, benda yang memiliki massa besar juga memiliki bobot yang besar. Misalnya, benda besar sulit dilempar karena memiliki beban yang besar.
Untuk memahami hubungan antara berat dan massa, perhatikan bahwa benda yang jatuh bebas memiliki percepatan besar "g". Dari hukum kedua Newton, kita mengetahui bahwa gaya harus bekerja untuk menghasilkan percepatan gravitasi. Hukum tersebut berbunyi 'percepatan dari suatu benda akan sebanding dengan jumlah gaya (resultan gaya) yang bekerja pada benda tersebut dan berbanding terbalik dengan massanya'.
Sebagai contoh, jika benda bermassa 1 kg jatuh dengan percepatan 9,8 meter per sekon persegi, gaya yang dibutuhkan memiliki besaran yang diberikan sebagai:
F = m.a
= (1 kg) (9,8 m / s²)
= 9,8 kg m / s²
= 9,8 N
Kekuatan yang membuat tubuh mempercepat penurunan diketahui beratnya. Setiap orang yang berada di dekat permukaan bumi bermassa 1 kg harus memiliki berat 9,8 N untuk memberikan percepatan.
Jenis massa dan berat
Dari sudut pandang ilmiah, pemahaman bahwa massa dan berat adalah besaran yang masing-masing mengukur materi yang terkandung dalam suatu benda dan gaya yang diberikan oleh gravitasi.
Jenis yang paling dikenal dan digunakan yaitu sebagai berikut:
Mengapa Massa Selalu Konstan, Sementara Berat Bisa Berubah?
Massa dan berat adalah dua konsep yang berbeda dalam fisika, yang masing-masing memiliki karakteristik unik.
Massa tidak akan pernah berubah, terlepas dari tempat di mana benda tersebut berada. Misalnya, sebuah benda yang memiliki massa 10 kg di Bumi akan tetap memiliki massa 10 kg di Bulan atau di luar angkasa.
Sedangkan berat dapat berubah tergantung pada nilai percepatan gravitasi di lokasi tertentu. Misalnya, gaya gravitasi di Bulan hanya sekitar 16,5% dari gaya gravitasi di Bumi. Oleh karena itu, berat benda yang sama akan berbeda di kedua tempat tersebut. Sebuah benda dengan massa 10 kg akan memiliki berat sekitar 98 N di Bumi tetapi hanya sekitar 16,17 N di Bulan.
Kesimpulannya, massa selalu konstan karena merupakan sifat dasar materi yang tidak terpengaruh oleh lingkungan eksternal. Sebaliknya, berat dapat bervariasi karena dipengaruhi oleh kekuatan gravitasi yang bekerja pada massa tersebut. Ini menjelaskan mengapa kita dapat memiliki massa yang sama di berbagai lokasi, tetapi beratnya bisa berbeda tergantung pada seberapa kuat gravitasi di tempat itu.
(mdk/amd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya