Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perbedaan Massa dan Berat Beserta Pengertiannya, Ketahui Selengkapnya

Perbedaan Massa dan Berat Beserta Pengertiannya, Ketahui Selengkapnya Ilustrasi timbangan. ©2020 Merdeka.com/pxhere.com

Merdeka.com - Seringkali dalam kehidupan sehari-hari kita menggunakan istilah massa dan berat secara bergantian. Namun sebenarnya massa dan berat merujuk hal yang berbeda dalam pengertiannya.

Melansir dari laman Thought.Co, perbedaan antara massa dan berat adalah bahwa massa adalah jumlah materi dalam suatu material, sedangkan berat adalah ukuran bagaimana gaya gravitasi bekerja pada massa tersebut.

  • Massa adalah ukuran jumlah materi dalam suatu benda. Massa dilambangkan dengan m atau M.
  • Berat adalah ukuran dari jumlah gaya yang bekerja pada massa karena percepatan akibat gravitasi. Berat biasanya dilambangkan dengan W. Berat adalah massa dikalikan dengan percepatan gravitasi (g).
  • Di Bumi, gravitasi cukup konstan sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai-nilainya. Namun, jika Anda membandingkan berat di Bumi dengan tempat lain, seperti Bulan, Anda bisa mendapatkan nilai yang berbeda.

    Massa Anda di Bulan akan tetap sama, tetapi berat Anda akan berbeda karena percepatan gravitasi di sana berbeda.

    Berikut selengkapnya merdeka.com merangkum perbedaan massa dan berat menurut fisika yang perlu Anda ketahui:

    Perbedaan Massa dan Berat

    Ada beberapa perbedaan antara massa dan berat. Massa adalah properti intrinsik materi. Ia tidak berubah tergantung di mana Anda mengukurnya. Ia adalah nilai skalar, yang artinya memiliki besaran, tetapi tidak ada arah yang terkait dengannya. 

    Massa suatu benda tidak pernah nol. Anda mengukur massa dengan keseimbangan biasa di Bumi atau keseimbangan inersia di ruang angkasa.

    Berat tergantung pada efek gravitasi, sehingga dapat berubah tergantung di mana ia diukur. Dengan tidak adanya gravitasi, berat bisa menjadi nol. Karena berat adalah gaya, maka ia adalah vektor. Ia memiliki besaran dan arah. Anda mengukur berat menggunakan neraca pegas.

    Satuan Massa dan Berat

    Kita cenderung mengukur berat dalam gram, kilogram, ons, dan pound. Secara teknis, gram (g) dan kilogram (kg) adalah satuan massa. Satuan SI untuk berat adalah Newton (N), dengan massa 1 kg yang memiliki gaya 9,8 N di Bumi. Satuan berat AS adalah pound (lb), sedangkan satuan massa adalah sesuatu yang disebut siput. Pound adalah gaya yang dibutuhkan untuk memindahkan massa 1 siput dengan kecepatan 1 ft / s 2 . Satu siput memiliki berat 32,2 pon.

    Meskipun tidak masalah menggunakan pound dan kilogram secara bergantian untuk sebagian besar tujuan praktis, dalam sains paling baik menggunakan kilogram untuk massa dan Newton untuk berat.

    5 perbedaan massa dan berat sebuah benda

    Sifat massa

    Sifat massa antara lain:

  • Massa adalah jumlah materi yang dimiliki oleh suatu benda.
  • Ini adalah besaran skalar, yang hanya memiliki besaran.
  • Satuannya adalah kilogram (kg).
  • Itu tidak diubah dengan mengubah posisi.
  • Ini dihitung dengan rumus: m = w / g
  • Ini diukur dengan keseimbangan fisik, keseimbangan balok, keseimbangan elektronik, dll.
  • Sifat berat

    Sedangkan sifat berat yaitu:

  • Berat adalah gaya gravitasi yang menarik bumi.
  • Ini adalah besaran vektor, yang artinya memiliki besaran dan arah.
  • Satuannya adalah newton (N).
  • Itu diubah dengan mengubah posisi.
  • Ini dihitung dengan rumus: w = mg
  • Ini diukur dengan neraca pegas.
  • Hubungan antara berat dan massa

    Berat dan massa saling berkaitan, benda yang memiliki massa besar juga memiliki bobot yang besar. Misalnya, benda besar sulit dilempar karena memiliki beban yang besar.

    Untuk memahami hubungan antara berat dan massa, perhatikan bahwa benda yang jatuh bebas memiliki percepatan besar "g". Dari hukum kedua Newton, kita mengetahui bahwa gaya harus bekerja untuk menghasilkan percepatan gravitasi. Hukum tersebut berbunyi 'percepatan dari suatu benda akan sebanding dengan jumlah gaya (resultan gaya) yang bekerja pada benda tersebut dan berbanding terbalik dengan massanya'.

    Sebagai contoh, jika benda bermassa 1 kg jatuh dengan percepatan 9,8 meter per sekon persegi, gaya yang dibutuhkan memiliki besaran yang diberikan sebagai:

    F = m.a  

      = (1 kg) (9,8 m / s²)

      = 9,8 kg m / s²

      = 9,8 N

    Kekuatan yang membuat tubuh mempercepat penurunan diketahui beratnya. Setiap orang yang berada di dekat permukaan bumi bermassa 1 kg harus memiliki berat 9,8 N untuk memberikan percepatan.

    Jenis massa dan berat

    Dari sudut pandang ilmiah, pemahaman bahwa massa dan berat adalah besaran yang masing-masing mengukur materi yang terkandung dalam suatu benda dan gaya yang diberikan oleh gravitasi.

    Jenis yang paling dikenal dan digunakan yaitu sebagai berikut:

  • Massa atom: Massa atom.
  • Massa molar: Massa satu mol suatu zat.
  • Massa molekul: Massa molekul suatu zat.
  • Massa inersia: Besaran fisik yang menunjukkan ketahanan suatu benda terhadap perubahan kecepatan.
  • Massa tubuh: Ini adalah massa tubuh seseorang.
  • Berat atom: Ini adalah massa rata-rata atom suatu unsur.
  • Berat molekul: Ini adalah hasil dari penjumlahan berat atom unsur-unsur yang menyusun suatu senyawa.
  • Mengapa Massa Selalu Konstan, Sementara Berat Bisa Berubah?

    Massa dan berat adalah dua konsep yang berbeda dalam fisika, yang masing-masing memiliki karakteristik unik.

    Massa tidak akan pernah berubah, terlepas dari tempat di mana benda tersebut berada. Misalnya, sebuah benda yang memiliki massa 10 kg di Bumi akan tetap memiliki massa 10 kg di Bulan atau di luar angkasa.

    Sedangkan berat dapat berubah tergantung pada nilai percepatan gravitasi di lokasi tertentu. Misalnya, gaya gravitasi di Bulan hanya sekitar 16,5% dari gaya gravitasi di Bumi. Oleh karena itu, berat benda yang sama akan berbeda di kedua tempat tersebut. Sebuah benda dengan massa 10 kg akan memiliki berat sekitar 98 N di Bumi tetapi hanya sekitar 16,17 N di Bulan.

    Kesimpulannya, massa selalu konstan karena merupakan sifat dasar materi yang tidak terpengaruh oleh lingkungan eksternal. Sebaliknya, berat dapat bervariasi karena dipengaruhi oleh kekuatan gravitasi yang bekerja pada massa tersebut. Ini menjelaskan mengapa kita dapat memiliki massa yang sama di berbagai lokasi, tetapi beratnya bisa berbeda tergantung pada seberapa kuat gravitasi di tempat itu.

    (mdk/amd)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP