Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenang Momen Pengumuman Hari Lebaran di Masa Awal Kemerdekaan Indonesia

<b>Mengenang Momen Pengumuman Hari Lebaran di Masa Awal Kemerdekaan Indonesia</b><br>

Mengenang Momen Pengumuman Hari Lebaran di Masa Awal Kemerdekaan Indonesia

Semua masyarakat pribumi larut dalam kegembiraan dalam merayakan kemenangan.

Hari Raya Idul Fitri sebuah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat muslim di seluruh dunia tak terkecuali di Indonesia. Momen ini juga tak bisa dipisahkan dari Tunjangan Hari Raya (THR) atau tradisi mudik ke kampung halaman.

(Foto: Liputan6.com)

Namun, yang menjadi pertanyaan adalah kapan momen Idul Fitri atau lebaran ini ditetapkan di negara Indonesia? Jawabannya, pengumuman hari lebaran sudah berlangsung sejak awal kemerdekaan Indonesia tepatnya pada tahun 1946.

Lantas, seperti apa momen pengumuman hari lebaran bagi umat muslim di Indonesia pasca kemerdekaan? Simak sejarahnya yang dirangkum merdeka.com dari beberapa sumber berikut ini.

Mengurus Hukum Islam

Mengutip dari kanal Liputan6.com dan situs nu.or.id, Bangsa Indonesia dikenal memiliki beberapa lembaga dari kerajaan atau pemerintah yang bertugas dalam mengurusi hukum-hukum dalam ajaran agama Islam.

Lembaga itu dulunya bernama Mahkamah Islam Tinggi atau MIT yang sudah dibentuk ketika era pemerintah Hindia Belanda masih berlangsung, sekitar tahun 1938. Tugas MIT sendiri sebagai lembaga hukum dan peradilan bagi umat Islam.

Selain itu, MIT juga bertugas untuk menentukan dan menetapkan awal puasa dan hari raya lebaran. Fungsi ini masih terus berjalan sampai awal Kemerdekaan Indonesia. Kementerian Agama sendiri baru dibentuk tahun 1946, maka tugas penentuan waktu lebaran masih sepenuhnya tugas dari MIT.

Pengumuman Bulan Puasa

Dalam surat kabar Antara edisi September 1945, Ketua MIT Kiai Haji M. Adnan menyiarkan maklumat tentang penetapan 'Hari Raja untuk Seluruh Djawa' yang berisikan kalimat sebagai berikut:

“Mengingat akan alasan-alasan dan dalil-dalil jang telah dikemukakan dalam menetapkan hari permulaan bulan Puasa dan mengingat akan telah sahnja permulaan bulan Puasa pada tahun ini jang djatuh pada hari Kamis Pon 9-8, 1945 (9 Agustus 1945), dengan berdasarkan rukjat jang sah di beberapa tempat seluruh Djawa, jang sesuai pula dengan Hisab-Falaky,”

Dalam penentuan hari lebaran, MIT menggunakan metode Rukyat dan Hisab untuk penentuan awal Ramadan dan juga bulan Syawal. Tak hanya itu, pengumuman ini juga menjadi penguat waktu pembacaan proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang berlangsung saat bulan puasa.

Penentuan Hari Lebaran

Kiai M. Adnan putra dari Kanjeng Raden Pengulu Tapsir Anom V Keraton Surakarta kemudian melanjutkan isi maklumatnya yang berbunyi:

"Maka Hari Raja Fitrah (Lebaran) pada tahun ini, dengan istikmaal (menyempurnakan 30 hari) djatuh pada hari Sabtu Pon 8-9, 1945 (8 September 1954) dan hal ini sesuai benar dengan perhitungan Hisab-Falaky)

Demikianlah, mudah-mudahan kita dapat serentak berhari-Raja dengan arti jang lebih besar dari masa jang telah lalu,” terang Kiai Adnan dalam mengumumkan jatuhnya hari raya lebaran.

Dari pernyataan MIT itulah, pengumuman lebaran pun berlangsung setelah beberapa pekan Kemerdekaan Indonesia yaitu tepat pada tanggal 9 September 1945. Setelah merayakan kemenangan dari penjajah, tak lama umat muslim juga merayakan hari kemenangan yang larut bersama saudara tercinta.

Keseruan Warga Jateng Rayakan Lebaran 2024, Bagi-Bagi Ketupat Berisi Taoge hingga Lebaran Sapi
Keseruan Warga Jateng Rayakan Lebaran 2024, Bagi-Bagi Ketupat Berisi Taoge hingga Lebaran Sapi

Masyarakat Jawa Tengah punya beragam cara merayakan Lebaran

Baca Selengkapnya
Mengulik Lebaran Ketupat, Tradisi Penting dalam Budaya Masyarakat Muslim Jawa
Mengulik Lebaran Ketupat, Tradisi Penting dalam Budaya Masyarakat Muslim Jawa

Lebaran Ketupat dilaksanakan satu minggu setelah perayaan Idul Fitri, tepatnya pada 8 Syawal.

Baca Selengkapnya
Menag Imbau Seluruh Umat Jaga Keamanan dan Ketertiban Selama Lebaran
Menag Imbau Seluruh Umat Jaga Keamanan dan Ketertiban Selama Lebaran

"Ini sebagai wujud tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara Indonesia," ujar Yaqut.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Sejarah Ketupat di Momen Lebaran, Menyimpan Makna Mendalam
Sejarah Ketupat di Momen Lebaran, Menyimpan Makna Mendalam

Sejarah ketupat di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh budaya dan agama yang datang bersama para pedagang dan penyebar agama.

Baca Selengkapnya
150 Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak-Anak PAUD, TK, SD, SMP dan SMA Sesuai Kategori
150 Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak-Anak PAUD, TK, SD, SMP dan SMA Sesuai Kategori

Masyarakat sebentar lagi akan memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus.

Baca Selengkapnya
Keseruan Tradisi Praonan di Pasuruan, Warga Ramai-Ramai Naik Perahu Nelayan Rayakan Lebaran Ketupat
Keseruan Tradisi Praonan di Pasuruan, Warga Ramai-Ramai Naik Perahu Nelayan Rayakan Lebaran Ketupat

Ribuan masyarakat datang memenuhi pelabuhan demi merasakan sensasi naik perahu bersama-sama.

Baca Selengkapnya
20 Mei Peringati Hari Lebah Sedunia, Begini Asal Usulnya
20 Mei Peringati Hari Lebah Sedunia, Begini Asal Usulnya

Hari Lebah Sedunia ini adalah momen untuk mendidik, mengenal, dan membangkitkan kesadaran akan keberadaan dan pentingnya lebah.

Baca Selengkapnya
Mengintip Tradisi Bada Riaya, Lebaran-nya Masyarakat Islam Kejawen Bonokeling di Banyumas
Mengintip Tradisi Bada Riaya, Lebaran-nya Masyarakat Islam Kejawen Bonokeling di Banyumas

Pada hari raya Lebaran, mereka tidak melaksanakan salat Idulfitri. Pelaksanaan salat mereka ganti dengan membersihkan makam leluhur.

Baca Selengkapnya
Mengenal Sekura, Tradisi Masyarakat Lampung Rayakan Lebaran dengan Sukacita
Mengenal Sekura, Tradisi Masyarakat Lampung Rayakan Lebaran dengan Sukacita

Topeng-topeng ini sudah ada sejak zaman Kesultanan Banten ketika menguasai wilayah Sumatra.

Baca Selengkapnya