Kini Hijrah, Ferry Irawan Ungkap Kesombongan di Masa Lalu hingga Jatuh Sakit
Merdeka.com - Ferry Irawan tengah berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Seperti diketahui pria 44 tahun ini mengidap penyakit langka, Distonia.
Ia sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Kini kondisinya lebih membaik dan tengah menjalani pengobatan di rumah. Ferry Irawan juga sudah beraktivitas lagi. Ferry pun diundang sebagai bintang tamu di YouTube Melaney Ricardo.
Ferry mengungkapkan sempat menjalani kehidupan dengan penuh kesombongan. Hal ini lantaran ia sempat mendapatkan banyak tawaran di sinetron.
Ferry Irawan pun mengungkapkan titik balik hidupnya ketika mengalami sakit. Berikut ulasannya.
Penuh Kesombangan
Ferry Irawan mengungkapkan ia sempat hidup dengan penuh kesombongan. Saat itu Ferry merasa dirinya masih mampu untuk bekerja dan menghasilkan banyak uang.
Ia juga mengatakan mendapatkan banyak nasihat dari ayahnya untuk hidup penuh syukur. Namun saat itu Ferry mengabaikan nasihat tersebut.
"Kadang kita suka mengabaikan nasihat orangtua, zaman dulu aku pikir aku masih muda, duit banyak. Orangtua bilang 'jangan lupa bersyukur, kalau bisa ditabung, investasi, karena kamu bukan pegawai negeri yang punya simpanan'," kata Ferry Irawan.
"Ego muda aku muncul dong, 'tenang aja pap, duit yang nyari aku," imbuhnya.

©2021 Merdeka.com/YouTube Melaney Ricardo
Alami Sakit dan Harta Habis
Ferry Irawan menderita sakit yang mengubah seluruh hidupnya. Ia berjuang sembuh melawan penyakit yang dideritanya. Hal tersebut membuat harta bendanya habis untuk berobat.
"Semua yang aku punya, mobil, aset, rumah, motor besar, habis sampai tabunganku nol rupiah. Habis satu-satu. Gak perlu nunggu bulanan, Tuhan bisa langsung ambil semuanya. tutur Ferry Irawan.

©2021 Merdeka.com/YouTube Melaney Ricardo
Memutuskan Hijrah
Kejadian di dalam hidupnya membuat Ferry memutuskan untuk berhijrah. Hal ini berawal dari nasihat beberapa pemuka agama yang menyuruhnya untuk berserah diri.
"Aku ketemu ustaz, pendeta, jawaban mereka sama. Berserah sama Tuhan, minta maaf. Ngadu aja. Akhirnya di situ aku menemukan satu titik balik, aku salat, aku minta 'ya Allah kalau memang sudah waktunya, aku ikhlas', di situ aku menemukan arti ikhlas yang sesungguhnya bukan di mulut, tapi di hati," ucap Ferry.

©2021 Merdeka.com/YouTube Melaney Ricardo
(mdk/kum)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya