Jadi Produsen Bunga Krisan, Intip Pesona Desa Wisata Taman Seribu Bunga di Berastagi
Merdeka.com - Sumatra Utara (Sumut) menyimpan kekayaan alam dan budaya yang beragam. Tak heran, jika wisatawan dimanjakan dengan sederet destinasi wisata menarik saat berkunjung ke daerah ini.
Sumut juga terkenal dengan destinasi desa wisatanya, salah satunya yakni Desa Wisata Taman Seribu Bunga yang terletak di Kota Berastagi. Bisa dibilang, Berastagi merupakan tempat wisata populer yang berada di dataran tinggi di Kabupaten Karo.
Wisatawan yang datang ke kawasan ini akan disuguhkan dengan panorama alam yang asri dengan suasana sejuk yang cocok untuk melepas penat usai disibukkan dengan rutinitas sehari-hari. Melansir dari unggahan akun Instagram @disbudpar_su pada Rabu (23/6), intip pesona desa wisata Taman Seribu Bunga berikut ini.
Mayoritas Warga Penghasil Bunga

Instagram/@disbudpar_su ©2021 Merdeka.com
Desa wisata ini berada di Dusun 1, Raya, Berastagi, Karo dan sudah ada sejak tahun 2017 lalu. Desa wisata ini dikelola melalui BUMDes melalui Forum Suara Desa.
Sejak dulu, desa ini merupakan produsen bunga di Sumut, yang mayoritasnya adalah bunga Krisan. Uniknya, desa ini memiliki penduduk 6.800 jiwa, di mana sebanyak 72 persen di antaranya adalah petani bunga.
Taman Bunga yang Cantik dan Asri

Instagram/@disbudpar_su ©2021 Merdeka.com
Daya tarik utama dari desa wisata ini adalah taman bunga yang jadi lokasi wisata favorit para wisatawan. Di taman bunga ini, terdapat berbagai macam jenis bunga yang tumbuh dengan cantik. Wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan bunga yang berwarna-warni sejauh mata memandang. Ditambah lagi, suasana yang sejuk dan asri membuat taman bunga ini bisa menyegarkan pikiran setelah penat dengan hiruk pikuk perkotaan.Selain bersantai, tersedia sejumlah spot foto yang keren untuk dijadikan background menarik.
Fasilitas Lengkap

Instagram/@disbudpar_su ©2021 Merdeka.com
Bagi wisatawan yang berkunjung ke sini tak perlu khawatir. Pasalnya, di Taman Seribu Bunga ini fasilitasnya bisa dibilang cukup memadai, seperti, toilet, area camping, musala, tempat makan, dan penginapan tersedia di area desa. Untuk masuk di Desa Wisata Taman Seribu Bunga, pengunjung cukup membayar tiket sebesar Rp5 ribu per orang, baik dewasa maupun anak-anak.Desa wisata ini buka mulai pukul 09.00-18.00 WIB setiap weekday. Dan dibuka mulai jam 08.00 WIB-18.00 WIB pada akhir pekan.
(mdk/far)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya