Jadi Kawasan Pemanfaatan Hutan, Intip Pesona Wisata Kawah Keramikan Lampung Barat yang Tengah Erupsi

Tak hanya kawasan wisata, tempat ini juga termasuk zona pemanfaatan hutan yang dikelola oleh Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Adrian Juliano
Oleh Adrian Juliano - Reporter
Jadi Kawasan Pemanfaatan Hutan, Intip Pesona Wisata Kawah Keramikan Lampung Barat yang Tengah Erupsi
Jadi Kawasan Pemanfaatan Hutan, Intip Pesona Wisata Kawah Keramikan Lampung Barat yang Tengah Erupsi (Merdeka.com)

Kawasan wisata Kawah Keramikan yang berada di Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat mengalami erupsi pada Jumat (24/5) lalu. Berdasarkan keterangan dari Kepala BPBD Lampung, Padang Priyo Utomo, erupsi tersebut menimbulkan suara dentuman keras serta mengeluarkan pasir dan asap tebal.

"Iya benar, kawah Keramikan mengalami erupsi cukup besar tadi pagi sekira pukul 8.42 WIB," ucap Padang Priyo Utomo mengutip dari kanal Liputan6.com (26/5).

(Foto: Instagram/pesonalampunng)

Kawah Keramikan sendiri merupakan salah satu objek wisata yang cukup populer di Lampung Barat. Tak hanya kawasan wisata, tempat ini juga termasuk zona pemanfaatan hutan yang dikelola oleh Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Pesona terbaik yang disuguhkan di kawasan ini adalah kawah vulkaniknya yang masih aktif dan ikonik. Selain itu, pengunjung juga bisa merasakan udara segar dan pemandangan alam yang begitu memesona.

Melansir dari Antara, kawasan wisata Kawah Keramikan ini sudah mulai dibuka pada 2004 silam, namun mulai dikenal oleh masyarakat dua tahun berselang.

Kawasan ini berada di Kaki Gunung Ratu, berdekatan dengan Danau Minyak dan Danau Asam.

Di objek wisata ini terdapat lahar yang mengeras hingga membentuk seperti semen yang dekat sekali dengan air panas dari dalam perut bumi.

Di sini juga terdapat dataran yang berasal dari cairan dan pasir sulfur yang sudah mengendap selama belasan hingga puluhan tahun.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kawah Keramikan memiliki warna putih kekuningan dan agak transparan sehingga mendapat julukan Keramikan atau keramik. Lapisan tersebut memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari puluhan hingga beberapa meter saja. (Foto: Instagram/kelilinglampung_)

Para pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan alam dan suasana yang menenangkan. Tak heran jika tempat ini kerap digunakan sebagai tempat meditasi sekaligus rekreasi oleh wisatawan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bagi anda yang mencari tempat wisata yang penuh ketenangan dan kedamaian, kawasan ini bisa menjadi salah satu pilihan yang pas. (Foto: Instagram/abi_insta12)

Selain menikmati ketenangan, pengunjung juga bisa trekking sembari mengabadikan momen dengan latar belakang asap sulfur yang muncul terus menerus dari dalam perut bumi.

Di kawasan ini pengunjung juga bisa mempelajari budaya Lampung, salah satunya membuka jasa workshop keramik. Nantinya para pengunjung akan diajarkan cara membuat keramik secara langsung menggunakan bahan-bahan dari alam.

Kesempatan belajar membuat keramik ini adalah suatu momen langka dan menjadi pengalaman wisata yang tidak terlupakan. Prosesnya pun masih cukup tradisional namun karya yang dihasilkan cukup unik dan menarik.

Kawasan Keramikan ini termasuk dalam kawasan zona pemanfaatan hutan milik TNBBS. Untuk areanya sendiri memiliki luas kurang lebih 1.000 hektare. Di balik itu, terdapat cerita mistis terkait Gunung Ratu yang ada di dekatnya.

Gunung Ratu pernah meletus pada tahun 1933. Dari letusan itulah yang diyakini masyarakat sekitar telah membentuk empat danau beserta sumber air panasnya dengan lempeng yang sudah mengeras.

Ada pula pemukiman tertua di kawasan ini, yaitu Pekon Hantatai dan Ratu Negeri Ratu. Seiring berjalannya waktu pemukiman ini bertambah menjadi 17 kawasan yang kini menjadi enclave di taman nasional.

Rekomendasi