Bacaan Doa Robithoh Lengkap Latin dan Artinya
Merdeka.com - Doa robithoh mungkin terdengar asing di sebagian kalangan karena memang tidak tercantum di Alquran. Doa robithoh merupakan doa yang disusun oleh Syekh Hasan Al Banna Rahimahullah.
Hasan al-Banna lahir pada tahun 1906 di Mahmudiyah. Ia berasal dari keturunan keluarga yang taat beragama dan terpandang. Ayahnya bernama Syeikh Ahmad Bin Abd. al-Rahman al-Sa’ati, seorang yang alim di bidang ilmu agama.
Sejak kecil al-Banna dididik dan diajari dengan sungguh-sungguh oleh ayahnya tentang berbagai bidang ilmu keagamaan, seperti figh, hadits dan Al-Qur’an. Di dalam diri al-Banna tumbuh gairah untuk mengaktualisasikan ajaran Islam dalam aktivitas nyata, dengan membangun komunitas masyarakat Islam, sebagai syarat untuk bisa mengamalkan ajaran-ajaran Islam secara utuh dan intens.
Berikut merdeka.com merangkum bacaan doa robithoh yang disusun Syekh Hasan Al Banna yang bisa dibaca kala pagi maupun petang:
Bacaan Doa Robithoh Arab, Latin, dan Artinya
Mengetahui bacaan doa robithoh sangat penting bagi umat Islam. Sebab doa ini adalah wujud permohonan seorang hamba kepada Allah agar dilindungi dan dijaga dari segala sesuatu yang buruk.
Berikut bacaan doa robithoh yang perlu kamu ketahui:
اَللّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذِهِ الْقُلُوْبَ قَدِ اجْتَمَعَتْ عَلَي مَحَبَّتِكَ
وَالْتَقَتْ عَلَى طَاعَتِكَ وَتَوَحَّدَتْ عَلَى دَعْوَتِكَ
وَتَعَاهَدَتْ عَلَى نُصْرَةِ شَرِيْعَتِكَ
فَوَثِّقِ اللَّهُمَّ رَابِطَتَهَا وَأَدِمْ وُدَّهَا، وَاهْدِهَا سُبُلَهَا
وَامْلَأَهَا بِنُوْرِكَ الَّذِيْ لاَ يَخْبُوْا
وَاشْرَحْ صُدُوْرَهَا بِفَيْضِ الْإِيْمَانِ بِكَ وَجَمِيْلِ التَّوَكُّلِ عَلَيْكَ
وَاَحْيِهَا بِمَعْرِفَتِكَ، وَأَمِتْهَا عَلَى الشَّهَادَةِ فِيْ سَبِيْلِكَ
إِنَّكَ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرِ
اَللَّهُمَّ أَمِيْنَ
Doa Robithoh Latin dan Artinya
Allahumma innaka ta'lamu anna hadzihil qulub, qadijtama-at 'alaa mahabbatik wal taqat 'alaa tha'atik, wa tawahhadat 'alaa da'watik wa ta ahadat ala nashrati syari'atik Fa watsiqillahumma rabithataha, wa adim wuddaha, wah dihaa subulahaa wamla'haa binuurikal ladzi laa yakhbu wasy-syrah shuduroha bi faidil imaanibik wa jamiilit tawakkuli 'alaik wa ahyiha bi ma'rifatik, wa amitha 'alaa syahaadati fii sabiilik Innaka ni'mal maula wa ni'man nashiir. Allahumma Aamiin.
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati berkumpul atas dasar cinta kepada-Mu; bertemu atas dasar taat pada-Mu; bersatu atas dasar dakwah kepada-Mu, dan berjanji setia untuk membela syariat-Mu. Maka kuatkanlah yaa Allah, ikatan pertaliannya; lestarikanlah kasih sayangnya; tunjukkanlah jalannya; dan penuhilah dengan cahaya-Mu yang tiada redup; lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman kepada-Mu dan indahnya tawakal pada-Mu; hidupkanlah ia dengan makrifat kepada-Mu; dan matikanlah ia sebagai syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Aamiin Ya Allah."
Hukum Membaca Doa Robithoh
Doa robithoh adalah rangkaian ayat-ayat yang disusun sendiri oleh Syaikh Hasan Al Banna. Banyak orang mengira doa robithoh adalah doa yang ma'tsur. Padahal sejatinya bukan.
Lantas muncullah pertanyaan tentang hukum membaca doa robithoh yang notabene disusun oleh manusia, bukan dari Alquran maupun hadist.
Dikutip dari islamedia, sebenarnya jumhur ulama memperbolehkan umat Islam berdoa menggunakan doa sendiri sesuai hajatnya. Para sahabat ridhwanullah ‘alaihim juga memakai doa-doa buatan sendiri yang sesuai hajat mereka. Namun begitu, menggunakan doa yang ma’tsur atau dari al Quran dan Hadist tentu lebih diutamakan.
Hal itu sesuai dengan penjelasan dalam Kitab Raudhatuth Thalibin:
ذَهَبَ جُمْهُورُ الْفُقَهَاءِ إِلَى جَوَازِ كُل دُعَاءٍ دُنْيَوِيٍّ وَأُخْرَوِيٍّ ، وَلَكِنَّ الدُّعَاءَ
بِالْمَأْثُورِ أَفْضَل مِنْ غَيْرِهِ
Artinya:
"Mayoritas fuqaha berpendapat bolehnya setiap doa duniawi dan ukhrawi, tetapi doa yang ma’tsur lebih utama daripada selainnya."
(mdk/amd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya