5 Manfaat Cuka Apel untuk Muka, Bikin Glowing dan Sehat
Merdeka.com - Banyak orang percaya bahwa cuka apel dapat mengobati apa pun mulai dari membantu penurunan berat badan hingga diabetes.
Mereka juga berpikir bahwa cuka apel mungkin memiliki beberapa manfaat untuk muka, seperti membantu mengatasi noda kulit dan kulit terbakar. Namun, ada sedikit bukti untuk mengonfirmasi hal ini.
Menggunakan cuka sari apel (ACV) sebagai pengobatan untuk berbagai penyakit memiliki sejarah panjang. Hal itu muncul dalam Perjanjian Lama, dan dokter Yunani kuno Hippocrates menyebutkan menggunakan kombinasi ACV dan madu sebagai pengobatan untuk luka terbuka.
Di Indonesia, cuka apel banyak digunakan untuk perawatan kulit dan kecantikan. Oleh sebab itu berikut merdeka.com merangkum manfaat cuka apel untuk muka yang menarik diketahui:
Kerutan
Seiring bertambahnya usia, kulit mereka secara alami kehilangan elastisitasnya, dan kerutan mulai terbentuk. Salah satu cara untuk membantu meminimalkan kerutan dini adalah dengan merawat kulit Anda dengan baik.
Manfaat cuka apel untuk muka dapat digunakan dalam perawatan kulit sebagai toner, pencuci muka, dan bahkan perawatan spot.
Penggunaan toner cuka sari apel, khususnya, dapat membantu mengencangkan kulit dan melindunginya dari unsur-unsur lingkungan yang berbahaya. Mengencangkan sel-sel kulit juga dapat membantu memperkuat kulit dan mencegah terbentuknya kerutan.
Tag kulit
Tag kulit adalah pertumbuhan kulit jinak tanpa rasa sakit yang dapat ditemukan di berbagai bagian tubuh. Meskipun tag kulit tidak berbahaya, orang sering mencari pengobatan untuk menghilangkannya.
Pemikiran di balik penggunaan cuka sari apel sebagai pengobatan di rumah untuk kutil pada umumnya adalah untuk mengeringkan kutil dan membiarkannya rontok.
Belum ada penelitian yang menyebutkan penggunaan cuka sari apel sebagai cara yang efektif untuk menghilangkan kutil, tetapi risikonya kecil.
Jerawat
Menurut Mayo Clinic, bakteri pada kulit adalah salah satu penyebab utama jerawat. Bakteri, bersama dengan minyak, dapat menumpuk dan menyumbat pori-pori Anda. Mencoba untuk mengurangi jumlah bakteri pada kulit adalah langkah besar dalam mengobati dan mengelola jerawat.
Manfaat cuka apel untuk muka diketahui memiliki sifat antimikroba karena konsentrasi berbagai asam organik yang dikandungnya.
Salah satu asam organik ini, asam asetat, telah terbukti efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri dan menghancurkan biofilm bakteri.
Berdasarkan sifat antimikrobanya, cuka sari apel dapat membantu mengurangi jerawat saat digunakan sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit harian.
Terbakar sinar matahari
Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa manfaat cuka apel untuk muka mencegah atau mengobati kulit terbakar. Namun, mengencerkan cuka sari apel dengan air adalah salah satu cara yang digunakan orang untuk perawatan kulit ringan setelah matahari.
Kulit Terkelupas
Pengelupasan kulit adalah proses perawatan kulit yang penting untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang sudah tua. Pengelupasan kimia, yang mengandalkan berbagai bahan kimia untuk mengangkat sel kulit mati, adalah salah satu jenis pengelupasan kulit.
Jika Anda ingin menggunakan bahan alami, cuka apel adalah solusinya. Manfaat cuka apel untuk muka mengandung beberapa asam buah, termasuk asam malat, yang merupakan exfoliator kimia. Asam malat dalam cuka sari apel dapat membantu menghilangkan lapisan kulit terluar.
Atasi Kulit Berminyak
Cuka sari apel bekerja sebagai zat alami, bekerja untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan kotoran dengan sapuan kapas. Setelah dan mengaplikasikannya ke kulit dengan waslap, kulit akan terasa lebih halus dan akan membantu mengurangi garis-garis halus, menurut Lily Talakoub, MD, dokter kulit bersertifikat di McLean Dermatology and Skincare Center di McLean, Virginia. “Ini juga membantu menyerap minyak berlebih pada kulit.”
Cara menggunakan yaitu dengan membasahi kapas dengan campuran cuka sari apel dan air. Jangan khawatir, dengan pengenceran yang tepat, cuka sari apel tidak akan menyebabkan iritasi dan akan membuat kulit terasa segar dan segar kembali.
Efek samping
Menggunakan cuka apel murni dapat menyebabkan luka bakar kimia. Menurut sebuah laporan di Jurnal Dermatologi Klinis dan Estetika, seorang remaja datang dengan bekas luka kimia di hidung mereka setelah menggunakan cuka apel untuk menghilangkan tahi lalat.
Dalam kasus lain, dilaporkan dalam Journal of American Academy of Dermatology, seorang anak laki-laki menerima luka bakar kimia dari penerapan cuka apel ke kulitnya. Bocah itu juga mengalami demam, di samping luka bakar.
Bahkan larutan cuka apel yang diencerkan ada kemungkinan dapat menyebabkan iritasi dan kekeringan pada kulit.
(mdk/amd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya