11 Teka-teki Riddle Singkat dan Jawabannya yang Bikin Penasaran
Merdeka.com - Teka-teki riddle singkat adalah permainan menarik yang membuat penasaran sekaligus membuat begidik. Menurut laman Thougt.Co, riddle adalah pertanyaan atau pengamatan yang sengaja diucapkan dengan cara yang membingungkan dan disajikan sebagai masalah yang harus dipecahkan.
Di Indonesia, riddle banyak tersebar sebagai teka-teki cerita seram yang mesti disimpulkan jawabannya. Cerita-cerita tersebut perlu dicermati supaya pembaca benar-benar mengetahui apa yang dimaksud dengan cerita riddle tersebut dan mungkin akan menemukan jawaban tak terduga.
Beriku contoh teka-teki riddle singkat beserta jawabannya yang membuat penasaran:
Teka-teki Riddle Singkat yang Bikin Penasaran
Perampokan
Pada suatu malam isteriku diserang oleh seorang perampok ketika aku sedang dalam perjalanan pulang sehabis lelah bekerja. Istriku menusuk perampok tersebut dengan pisau yang sedang dibawanya dan membunuhnya.
Setelah menyelidiki kasus penusukan tersebut, polisi menyatakan bahwa itu adalah perlindungan diri yang dilakukan oleh wanita tersebut. Ketika aku akan menjemputnya dari kantor polisi, dia mengatakan, “Ketika aku mendengar bel pintu kupikir itu adalah kamu, tetapi ternyata adalah perampok bertopeng yang langsung masuk segera setelah aku membuka pintu!” sambil memeluknya dengan erat, aku mengatakan “Kau pasti sangat ketakutan, paling tidak sekarang kau aman.”
Jawaban:
Sebenernya si istri udah siap-siap mau membunuh suaminya, bisa dilihat di kalimat "ketika aku mendengar bel pintu kupikir itu adalah kamu", apalagi si istri sudah membawa pisau.

©2015 Dudolf
Burung Kakatua
Aku mulai kesepian karena terlalu lama tinggal sendirian. Karena itu, aku memutuskan memelihara seekor burung kakatua.
Kakatua itu mulai meniru semua perkataanku, bahkan menyapaku tiap hari. Tiap pagi ia selalu berkata, “Ohayou” (selamat pagi) dan tiap malam ketika aku pulang kerja, ia selalu berkata, “Welcome.” (selamat datang). Benar-benar burung yang pintar.
Jawaban:
si kakatua itu hanya bisa meniru, dan tidak bisa menyapa. berarti ada orang lain atau hantu dirumah itu yang ngajarin kakatua itu menyapa.
A Short Nap
Aku sangat lelah. Memiliki dua anak di bawah umur 3 tahun sangat menguras tenagaku. Aku tenggelam ke dalam sofa dengan penuh rasa syukur, mematikan televisi, dan benar-benar menikmati suasana tenang yang langka ini. Aku pasti tertidur karena kelelahan sebab hal berikutnya yang aku tahu, suamiku yang baru pulang kerja menggoncang-goncangkan bahuku.
“Hei, tukang tidur.” katanya, “Apa anak-anak sudah tidur semua?”
Aku segera panik, melompat dari sofa, dan meninggalkan suamiku yang dalam kondisi kebingungan melihat reaksiku. Aku berlari ke arah lorong. Detak jantungku memuncak ketika aku mencapai pintu di sebelah kanan. Aku berdoa, berharap aku salah.
Aku membuka pintu kamar mandi.
Jawaban:
Mungkin kedua anaknya tenggelam di bathup kamar mandi.
Pria Di Bawah Kasur
Sejak kematian ayahku, adikku selalu tidur di kamar ibuku. Maklum dia masih kecil dan belum sekolah. Namun dia cukup cerewet serta memiliki imajinasi yang bagus.
Seperti pada sore itu, dia bercerita tentang seorang pria yang bersembunyi di kolong tempat tidurnya. Ada-ada saja imajinasinya. Hampir setiap hari ia mengatakan hal itu.
Akhirnya aku menuruti keinginannya. Aku mencoba untuk melihat di bawah tempat tidur ibuku. Tidak ada apapun. Bahkan debu dan kotoran juga tidak ada. Adikku memang menjengkelkan.
Jawaban:
Umumnya kolong tempat tidur berdebu kecuali debu itu menempel pada badan seseorang.
Teka-teki Riddle Singkat Bikin Merinding
Malam yang Dingin
Kami baru saja pulang kantor dan karena malam ini cukup dingin, temanku memutuskan membeli sesuatu yang hangat dulu di warung.
Saat aku berdiri di luar menunggunya, aku bertabrakan dengan seorang anak kecil.
“Oh maaf,” kataku, walaupun anak itu yang menabrakku. Namun anak itu tetap saja berlari tanpa bahkan melihat ke arahku. “Dasar anak sekarang,” pikirku.
“Diajari apa sama orang tuanya?” Lagipula malam-malam begini mengapa anak sekecil itu berada di luar rumah?
Tiba-tiba seorang wanita berlari dengan tergopoh-gopoh ke arahku, “Apa anda melihat anak saya?” tanyanya.
“Oh, tadi ia berlari ke arah sana!” jawabku.
Temanku kemudian keluar dan kami pun melanjutkan perjalanan. Karena sangat mengantuk, aku segera tertidur. Namun paginya, aku menemukan berita mengejutkan di koran bahwa seorang ibu yang memiliki seorang anak ditemukan terbunuh di rumahnya malam itu.
Yang membuatku kaget, peristiwa ini terjadi tak jauh dari warung dimana temanku membeli minuman hangat tadi malam. Ah, semoga saja wanita itu bukan ibu yang kutemui tadi malam. Kasihan jika benar. Lingkungan ini benar-benar tidak aman. Aku harus pindah secepat mungkin.
Jawaban:
Si anak kabur dari kejaran si pembunuh, dan wanita itu bukanlah ibunya. Ibunya mungkin sudah dibunuh oleh wanita tersebut.
Pembunuh
Hari ini aku mengundang temanku, A, untuk bermain game di rumah. A dan aku bermain game hingga larut malam. Akhirnya kami lelah dan memutuskan menonton televisi.
Malam itu sangat membosankan karena semua acara prime time sudah habis dan yang tertinggal hanyalah acara berita. Namun ada satu berita yang menarik perhatianku,
“Pagi ini di Chiyoda terjadi sebuah kasus pembunuhan misterius. Korbannya adalah seorang guru karate dan tubuhnya ditemukan terpotong-potong. Perlu diingat bahwa senjata pembunuhnya belum ditemukan jadi sangat sulit bagi polisi untuk melacak pelaku sebenarnya ..”
“Wah seram sekali. Bukankah tempat tinggalmu di Chiyoda? Berhati-hatilah!” kataku pada A.
A hanya tertawa, “Hahaha, menakutkan sekali, ada pembunuh berantai berkeliaran …”
“Aku serius. Mungkin ia mengincar jago bela diri. Bukankah kau juga ahli judo?”
“Ya…ya…ya…justru karena aku ahli judo, aku bisa membela diri kalau bertemu dengannya. Eh, hari sudah malam, aku pulang saja.”
“Hei, menginap saja di sini! Bahaya kalau kau pulang malam-malam!”
“Hahaha….aku sama sekali tak takut dengan pembunuh yang berkeliaran membawa pisau dapur. Bye!”
Aku mengantar A ke pintu dan begitu ia pulang, aku gemetar ketakutan.
Jawaban:
Pembunuh itu adalah A
Makan Malam
Beberapa hari yang lalu, aku diajak temanku untuk makan malam dirumahnya. Hal yang menurutku aneh adalah, baru-baru ini ia terlibat pada sebuah ajaran agama yang aneh.
Sesampainya aku di sana, dia menyuguhiku dengan berbagai macam daging, tetapi ia tidak memberitahuku daging apa itu. Itu sedikit membuatku ragu. Aku mengira bahwa itu adalah daging manusia, tetapi setelah aku memakannya, aku langsung menyadari bahwa itu bukanlah daging manusia.
Jawaban:
Si "Aku" itu sebenarnya juga terlibat sama ajaran agama aneh itu.
Sendirian
Aku sangat ketakutan semalam, setelah aku membaca cerita yang sangat menakutkan pada suatu website. Yang lebih parah lagi aku sendirian di rumah karena orang tuaku pergi ke luar kota.
Jadi, Aku menyalakan lampu di kamarku dan pada seluruh koridor yang menuntunku menuju kamar mandi, itu membuatku merasa lebih baik. Satu-satunya hal yang menakutkanku adalah ketika aku selesai mandi dan kembali. Aku menyalakan lampu kamarku, dan pada saat bersamaan seekor kucing melompat ke atap rumahku dan membuat suara gaduh di dekat jendela kamarku. Hal itu membuatku terkaget-kaget.
Jawaban:
sebelum dia mandi, semua lampu dihidupkan, setelah dia mandi, dia harusnya tidak menghidupkan lampu kembali.
Teka-teki Rahasia Riddle Mengenaskan
Bebas
Aku telah bebas dari penjara minggu lalu. Sebelumnya, aku telah membunuh empat orang, dan aku juga telah menyesali peerbuatanku. Alasan mereka membebaskanku adalah karena mereka mengatakan bahwa aku telah sembuh.
Ayah dan Ibuku tidak bekerja, mereka menghabiskan waktunya duduk di ruang keluarga di rumah. Kakak perempuanku berdiam diri di kamarnya sambil mendengarkan radio. Dia sudah berhenti kuliah.
Sebelum aku masuk penjara, aku selalu bermain bersama adik laki-lakiku setiap waktu. Sekarang ia hanya tidur di depan televisi. Tak seorang pun dalam keluargaku bicara kepadaku lagi. Aku merasa kesepian. Aku harus membuat makanan sendiri dan mulai mencari pekerjaan.
Jawaban:
Sebenarnya belum sembuh total, buktinya dia tidak ingat siapa empat orang yang dibunuh itu. Penjara yang dimaksud itu bukan bui/sel, tapi rumah sakit jiwa. Ayah, ibu, kakak perempuan & adik Laki-lakinya itu sebenarnya adalah hantu mapupun khayalannya.
Tes Otopsi
Belajar untuk menjadi seorang dokter benar-benar memerlukan kerja keras, tetapi aku mendapatkan nilai sempurna pada tes otopsi pada hari Jumat lalu. Tetapi semua itu berkat bantuan dari teman sekamarku. Aku berharap dapat berterimakasih kepadanya, tetapi dia sudah tidak bersama kami lagi. RIP Jacob.
Jawaban:
Berkat Jacob, nilai tes otopsinya bisa sempurna. ‘Aku’ mungkin telah membunuh Jacob.
Pulang
Pada akhir perang di Irak, seorang tentara Amerika menelepon kedua orang tuanya di kampung halamannya.
“Hai Ayah dan Ibu” kata tentara tersebut. “Mereka akan mengirimku pulang dalam beberapa hari. Ketika aku pulang, maukan kalian mengurusku hanya untuk beberapa saat saja?” Orang tuanya merasa sangat senang mendengar berita bahwa anaknya akan pulang ke rumah.
“Tentu saja!” balas ayahnya. “Kau bisa tinggal bersama kami selama yang kamu mau”. Lalu anaknya berkata “Salah satu temanku tidak memiliki tempat tinggal untuk dituju, dan apakah Ayah dan Ibu keberatan jika ia ikut tinggal bersama kita sebentar saja?”
“Tidak apa, temanmu selalu kami sambut dengan baik untuk tinggal di rumah” kata Ibunya. “Tetapi ada yang harus kalian ketahui” kata anaknya. “Temanku itu habis menginjak lading ranjau saat kami berperang. Dia kehilangan kedua tangan dan kakinya.”
Setelah berdiam cukup lama Ibunya mengatakan “Baiklah, tidak apa-apa jika hanya beberapa hari, tetapi sangat merepotkan untuk mengurus orang cacat. Itu akan menjadi beban bagi kami. Mungkin akan lebih baik jika kau dapat menemukan rumah sakit untuk sekumpulan veteran perang.”
Mendengar hal tersebut, tanpa basa-basi si anak langsung menutup telponnya. Keesokan harinya, orang tuanya mendapat telepon dari komandan pasukan anaknya. Dengan sangat menyesal ia mengatakan bahwa anaknya bunuh diri. Mendengar kabar tersebut, orang tuanya kecewa.
Beberapa hari kemudian, mayat anaknya dipulangkan ke Amerika menuju rumah orang tuanya. Ketika orang tua anak tersebut membuka peti matinya, mereka langsung menjadi sangat sedih dan menangis tersedu-sedu.
Jawaban:
Anaknya kehilangan tangan dan kaki karena menginjak ranjau. Si anak memberi kabar buruk ke kedua orangtuanya tentang kondisinya namun tidak secara langsung. Karena si anak kecewa dengan jawaban orang tuanya, ia memilih bunuh diri.
(mdk/amd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya