Legenda sepak bola Indonesia, Bambang Pamungkas membagikan cerita seputar kesibukannya di manajemen Persija Jakarta. Aktivitas baru di manajemen Persija dibagikan Bambang Pamungkas sebelum akhirnya turun langsung ke lapangan mengajak para penonton terpilih bertanding sepak bola bersama dalam kemeriahan Vidio Sports Festival 2026 di Plaza Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (27/9).
Sosok ikonik yang akrab disapa Bepe ini hadir pada hari kedua festival olahraga tersebut dengan penampilan santai. Meski telah resmi gantung sepatu dari lapangan hijau sejak akhir 2019, pria berusia 46 tahun itu menegaskan dirinya tetap mendedikasikan hidup untuk sepak bola Indonesia di balik layar.
"Ya, saya sekarang masih menjadi bagian dari manajemen Persija. Jadi masih terlibat di sepak bola, walaupun sudah tidak di lapangan lagi. Sekarang lebih mengurusi masalah manajerial di Persija, kurang lebih sudah lima tahun terakhir," tutur Bepe ditemui merdeka.com di lokasi acara.
Tak hanya berbicara soal klub kebanggaan ibu kota, mantan kapten Persija ini juga mengenang kiprah panjangnya membela Timnas. Baginya, setiap detik mengenakan seragam Garuda selalu meninggalkan kebanggaan abadi.
"Kalau di Timnas, tentu semua pertandingan di Timnas itu spesial. Karena ketika kita bisa bermain untuk Tim Nasional, kita mewakili nama besar negara, dan selalu menjadi sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan," ucap Bepe.
Advertisement
Duel Sengit Tim Bepe VS Tim Mauro
Sementara itu, antusiasme pengunjung di Plaza Parkir Timur Senayan kian bergemuruh ketika Bepe menepati janjinya untuk bermain bola bersama para penonton. Bersama pesepak bola profesional Mauro, digelar laga ekshibisi berkonsep mini soccer yang memadukan aksi pemain bintang dengan warga terpilih.
Format lapangan yang berukuran lebih kecil membuat ritme permainan berjalan cepat dan sarat duel adu teknik. Sejak peluit sepak mula dibunyikan, Tim Bambang Pamungkas tampil dominan dengan mengunci keunggulan 5-2 di babak pertama.
Memasuki babak kedua, adu serangan terus berlanjut diiringi sorak-sorai ratusan pasang mata yang memadati tepi lapangan. Pertandingan seru tersebut akhirnya ditutup dengan kemenangan meyakinkan Tim Bambang Pamungkas atas Tim Mauro lewat skor akhir 12-6.
Advertisement
Nostalgia Rama, Dulu Nonton Bareng Kakek Kini Satu Tim Dengan Sang Idola
Bagi para penonton yang berkesempatan unjuk kebolehan di lapangan, pengalaman bermain bersama legenda sepak bola nasional menjadi kenangan yang tak ternilai. Hal itu dirasakan betul oleh Rama, warga Ciputat, Tangerang Selatan, yang masuk dalam skuad Tim Bambang Pamungkas.
Bagi Rama, pertandingan ini menghidupkan kembali memori masa kecilnya bersama sang kakek yang merupakan pendukung fanatik Persija Jakarta.
"Pengalaman main di timnya Bang Pamungkas ini seru banget sih. Karena dari dulu kalau sama kakek itu nontonnya kan Bang Pamungkas, karena kakek kebetulan fans Persija gitu. Dan Bang Pamungkas ini bisa dibilang masih jago banget, skill-nya masih ada, dan itu ngebantu banget tim kita bisa menang," ungkap Rama usai laga.
Rama juga memberikan apresiasi kepada Mauro serta dua penjaga gawang yang tampil spartan menghalau peluang emas sepanjang pertandingan.
"Kak Mauro juga jago, ya wajarlah pemain profesional. Dan yang saya enggak sangka dua kiper kita tuh sama-sama jago juga, meskipun dasarnya bukan pemain profesional," imbuhnya.
Advertisement
Cerita Dwi Agung Kawal Bepe Hingga Cetak Dua Gol
Keseruan serupa diutarakan Dwi Agung, penonton asal Jakarta Timur yang tergabung dalam Tim Mauro. Dwi mengaku bangga bisa mencicipi atmosfer pertandingan dengan tensi ketat melawan pesepak bola legendaris idolanya.
"Untuk pengalamannya hari ini menyenangkan ya, tentunya bermain dengan legenda dan juga pemain yang profesional. Dengan konsep lapangan yang lebih kecil, tentunya intensitasnya semakin tinggi dan juga cukup ketat. Apalagi kebagian di tim Mauro dan menjaga Bang Pamungkas, itu pengalaman yang berharga sih," jelas Dwi.
Gawang Tim Bepe dikawal kokoh oleh penjaga gawang bernama Antonio seorang aktor Indonesia, Dwi berhasil mencatatkan namanya di papan skor lewat skema kerja sama tim yang solid.
"Usahanya tentu saling percaya kepada teman. Jika ada ruang kosong kita beri bola ke teman, dan jika ada peluang untuk shooting kita coba shooting. Tadi sempat cetak dua gol," tuturnya.
Advertisement
Apresiasi hadiah Jutaan Rupiah
Kemenangan 12-6 tersebut mengantarkan Tim Bambang Pamungkas membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp3 juta serta paket langganan Vidio Ultimate senilai Rp1,7 juta. Sementara itu, Tim Mauro sebagai runner-up tetap berhak mengantongi apresiasi paket langganan Vidio Ultimate senilai Rp1,7 juta.
Rangkaian Vidio Sports Festival 2026 yang berlangsung selama dua hari (26–27 September) pun ditutup dengan meriah, menghadirkan harmoni pesta olahraga yang mempertemukan para legenda, atlet profesional, dan masyarakat dalam satu arena kebersamaan.