Valentino Rossi Beri Wejangan Khsusus ke Pecco Bagnaia agar Bisa Kalahkan Marc Marquez di MotoGP 2025

Valentino Rossi memberikan masukan kepada Pecco Bagnaia menjelang kolaborasinya dengan Marc Marquez di Ducati untuk MotoGP 2025.

Hendry Wibowo
Oleh Hendry Wibowo - Reporter
Valentino Rossi Beri Wejangan Khsusus ke Pecco Bagnaia agar Bisa Kalahkan Marc Marquez di MotoGP 2025
Valentino Rossi bersama dua anak didiknya di akademi VR46 yang sudah mentas di ajang MotoGP: Franco Morbidelli dan Pecco Bagnaia. (GIUSEPPE CACACE / AFP) (© 2025 Bola.com)

Valentino Rossi memberikan beberapa saran kepada Pecco Bagnaia menjelang kolaborasinya dengan Marc Marquez di Ducati pada MotoGP 2025. Kombinasi Pecco Bagnaia dan Marc Marquez dianggap sebagai "The Dream Team", yang hanya bisa dikalahkan oleh kerja sama antara Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi saat di Yamaha.

Rossi memahami betul tantangan yang dihadapi ketika berhadapan dengan Marc Marquez, meskipun keduanya tidak pernah menjadi rekan setim karena hubungan mereka yang kurang baik.

Karena pengalaman tersebut, Rossi merasa berhak untuk memberi masukan kepada Bagnaia agar bisa mengatasi Marquez. Rossi memiliki tiga poin penting untuk disampaikan kepada Bagnaia.

"Pertama, ada hari-hari di mana Anda harus menang dan ada hari-hari di mana Anda hanya harus membawa pulang poin," ungkapnya.

Dia juga menambahkan, "Dia tidak pernah melakukannya tahun lalu, jika tidak, dia pasti sudah memenangkan gelar juara dunia ketiga," jelas Rossi, menekankan pentingnya strategi dalam balapan.

Nasihat Valentino Rossi

Valentino Rossi Kasih 3 Wejangan untuk Pecco Bagnaia bila Ingin Kalahkan Marc Marquez di MotoGP 2025
Valentino Rossi bersama dua anak didiknya di akademi VR46 yang sudah mentas di ajang MotoGP: Franco Morbidelli dan Pecco Bagnaia. (GIUSEPPE CACACE / AFP) © 2025 Bola.com

Valentino Rossi memberikan beberapa nasihat berharga kepada para pembalap. Ia mengingatkan, "Kedua, jangan jatuh ke dalam jebakan, permainan pikiran, jangan biarkan diri Anda dikondisikan oleh rekan setim Anda." Pesan ini menekankan pentingnya menjaga fokus dan tidak terpengaruh oleh tekanan dari orang lain saat berlaga di lintasan.

Selain itu, Rossi juga menambahkan, "Ketiga dalam duel, bersenang-senanglah dan cobalah hal yang mustahil."

Hal ini menunjukkan bahwa dalam setiap kompetisi, penting untuk tetap menikmati momen dan berani mengambil risiko.

Sementara itu, Francesco Bagnaia mengalami kekecewaan setelah kehilangan kesempatan meraih gelar juara dunia MotoGP ketiga pada musim lalu, karena kalah bersaing dengan Jorge Martin. Sayangnya, ia hanya terpaut sepuluh poin dari Martin, yang membuat persaingan semakin ketat.

Sumber: Crash

Rekomendasi