Bukan Hanya Anthony Sinisuka Ginting, 3 Atlet Ini Juga Mundur dari Indonesia Masters 2025

Bukan hanya Anthony Sinisuka Ginting, 3 atlet top juga mundur dari Indonesia Masters 2025. Ini penyebabnya.

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva - Reporter
Bukan Hanya Anthony Sinisuka Ginting, 3 Atlet Ini Juga Mundur dari Indonesia Masters 2025
Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting tersingkir di babak 16 besar Malaysia Open 2025 usai dikalahkan Kunlavut Vitidsarn dari India. Anthony Ginting kalah 7-21 da (© 2025 Liputan6.com)

Indonesia Masters 2025 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, menjadi salah satu ajang bulu tangkis bergengsi di awal tahun ini. Sayangnya, sejumlah atlet papan atas telah memutuskan untuk tidak ikut serta dalam kompetisi ini, salah satunya adalah Anthony Sinisuka Ginting. Kabar ini cukup mengejutkan banyak pihak karena mereka merupakan unggulan dalam turnamen berlevel Super 500 ini.

Mundurnya para atlet tersebut memicu banyak spekulasi dan perhatian di media sosial. Alasan utama di balik keputusan mereka adalah cedera dan fokus pada pemulihan. Hal ini juga memberikan kesempatan bagi atlet lain untuk menunjukkan kemampuan mereka di ajang ini.

Lantas, siapa saja atlet yang memilih untuk mundur dari gelaran ini? Berikut adalah informasi lengkapnya, dirangkum Merdeka.com pada Selasa (21/1).

Anthony Sinisuka Ginting Mundur Karena Cedera

Anthony Sinisuka Ginting, yang merupakan salah satu pemain andalan Indonesia di kategori tunggal putra, dipastikan tidak akan berpartisipasi dalam Indonesia Masters 2025. Keputusan ini diambil setelah Ginting menderita cedera bahu yang sudah dirasakannya sejak tahun lalu. Menurut informasi dari PBSI, kondisi cedera tersebut semakin parah akibat jadwal yang padat selama kualifikasi Olimpiade Paris 2024.

Pemulihan cedera bahu Ginting diperkirakan memerlukan waktu sekitar satu hingga dua bulan. Oleh karena itu, PBSI memutuskan untuk memprioritaskan rehabilitasi agar Ginting bisa kembali tampil dengan performa terbaik di turnamen mendatang. Langkah ini dianggap bijaksana untuk menghindari risiko cedera yang lebih serius.

Absennya Ginting tentu saja membawa dampak besar bagi undian Indonesia Masters 2025, khususnya di sektor tunggal putra, yang kini kehilangan salah satu pemain unggulan.

"Tahun lalu itu dia cuma lebih menahan. Tahun lalu ada kualifikasi Olimpiade, jadi dia terus menahan cederanya, makanya dari turnamen ke turnamen dia hanya mengonsumsi pain killer, Itu kebutuhan. Bukan karena medis tidak memberikan terapi, tapi karena kebutuhan mengejar poin untuk Olimpiade," ujar Ketua bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas Eng Hian, dikutip dari RRI.

Wang Zhi Yi Mundur dari Sektor Tunggal Putri

Wang Zhi Yi, yang merupakan unggulan teratas di sektor tunggal putri, dipastikan tidak akan berpartisipasi dalam Indonesia Masters 2025. Atlet asal China ini memilih untuk tidak bertanding, meskipun alasan spesifiknya belum diumumkan secara resmi oleh pihak penyelenggara. Namun, ada spekulasi yang menyebutkan bahwa Wang Zhi Yi sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti turnamen yang lebih besar di masa mendatang.

Ketidakhadiran Wang Zhi Yi memberikan keuntungan bagi atlet lain di sektor tunggal putri, termasuk wakil dari Indonesia. Keputusan ini juga membuat persaingan di kategori tersebut menjadi lebih terbuka, memberikan peluang lebih besar bagi pemain non-unggulan untuk meraih prestasi.

Mengingat Wang Zhi Yi adalah salah satu pemain yang selalu konsisten berkompetisi di turnamen besar, absennya dia tentu menjadi kehilangan signifikan bagi kompetisi tersebut.

Tan Kian Meng/Lai Pei Jing dan Dampaknya di Ganda Campuran

Pasangan ganda campuran dari Malaysia, Tan Kian Meng dan Lai Pei Jing, telah memastikan diri untuk tidak ikut serta dalam Indonesia Masters 2025. Langkah ini memberikan kesempatan yang lebih besar bagi pasangan Indonesia, Dejan Ferdinansyah dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, untuk melaju dengan lebih mudah tanpa harus melewati babak kualifikasi.

Tan dan Lai merupakan salah satu unggulan di kategori ganda campuran, yang selama ini dikenal dengan persaingan yang ketat. Dengan mundurnya mereka, turnamen ini mengalami perubahan dinamika, terutama bagi atlet-atlet muda yang sedang bersinar.

Keputusan mereka untuk mundur menunjukkan betapa pentingnya menjaga kondisi fisik di tengah padatnya jadwal kompetisi yang harus dihadapi.

Pengaruh Mundurnya Atlet pada Peluang Indonesia

Keputusan mundurnya sejumlah atlet papan atas dari Indonesia Masters 2025 memberikan kesempatan yang signifikan bagi wakil-wakil Indonesia untuk meraih prestasi. Dengan tidak hadirnya pemain-pemain seperti Ginting, Axelsen, dan Wang Zhi Yi, persaingan di berbagai sektor menjadi lebih terbuka.

Atlet Indonesia seperti Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di ganda putra serta Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi di ganda putri kini memiliki peluang lebih besar untuk mencapai babak final. Situasi ini menjadi motivasi tambahan bagi mereka untuk tampil maksimal di hadapan pendukung sendiri.

Indonesia Masters merupakan ajang yang sangat penting bagi atlet nasional untuk menunjukkan kemampuan mereka. Selain itu, turnamen ini juga berfungsi untuk meningkatkan posisi mereka dalam peringkat dunia.

Mengapa Anthony Sinisuka Ginting mundur dari Indonesia Masters 2025?

Ginting terpaksa mundur dari kompetisi akibat cedera pada bahunya, yang diperkirakan memerlukan waktu pemulihan antara satu hingga dua bulan.

Siapa saja atlet lain yang mundur dari Indonesia Masters 2025?

Selain Ginting, beberapa atlet lain juga memutuskan untuk mundur dari kompetisi. Di antara mereka terdapat Viktor Axelsen, Wang Zhi Yi, serta pasangan Tan Kian Meng dan Lai Pei Jing.

Bagaimana peluang Indonesia di Indonesia Masters 2025 setelah mundurnya beberapa atlet unggulan?

Peluang Indonesia untuk meraih kemenangan semakin terbuka, terutama dalam kategori ganda putra dan ganda campuran.

Kapan Indonesia Masters 2025 digelar?

Turnamen ini digelar pada 21-26 Januari 2025 di Istora Senayan, Jakarta.

Rekomendasi