Bek kiri Indonesia M Abduh Lestaluhu menjadi perbincangan publik pasca-pertandingan leg kedua final Piala AFF Suzuki 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok. Pemain PS TNI ini menendang bola ke arah bangku cadangan para pemain Thailand, atas ulahnya dia dihadiahi wasit kartu merah.Kekesalan itu dialaminya karena tindakan tidak profesional pemain cadangan Thailand yang memainkan bola, padahal dia dan timnas Indonesia sedang mengejar ketertinggalan. Meski tak mampu menahan emosinya, tidak sedikit yang memuji aksinya tersebut.Seperti apa jejak karier Abduh sebagai pemain sepakbola di tanah air?Abduh merupakan pria kelahiran Tulehu, Maluka pada 16 Oktober 1993. Namanya mulai dilirik untuk membela Timnas Indonesia U-16 oleh pelatih timnas saat itu, Subangkit, berkat penampilan apiknya di Piala Medco U-15 tahun 2007 silam.Saat pertama kali dipanggil, posisi pertamanya adalah sebagai pemain gelandang. Namun, Subangkit melihat talenta Abduh, lalu memposisikannya menjadi bek kiri. Sejak itulah posisi ini menjadi bagian dari kariernya.Namanya mencuat ketika bersama Evan Dimas dengan mengantarkan Timnas Indonesia U-19 ke Piala Asia 2014 lalu. Dia dan timnya berhasil menekuk tim kuat Korea Selatan dengan skor tipis 3-2, dan melaju ke babak selanjutnya sebagai juara Grup G.Sayang, sukses itu tak berlanjut saat Piala Asia 2014 yang dihelat di Myanmar karena terus menelan kekalahan dari Uzbekistan (1-3), Australia (0-1) dan Uni Emirat Arab (1-4). Hasil itu menempatkan Abduh Timnas U-19 Indonesia berada di posisi paling buncit.Di usianya yang sangat muda, yakni 18 tahun. Abduh direkrut Persis Solo di tahun 2011. Setahun sebelumnya, dia sempat bermain untuk Deportivo Indonesia di Uruguay sejak 2010.Bersama Persis Solo, dia bermain sebanyak 14 kali dan mencetak 1 gol. Permainan apiknya membuat dia dibeli Persija Jakarta, dan sempat bermain hingga 30 kali sebelum kompetisi dihentikan akibat terkena sanksi FIFA.Di tengah ketiadaan kompetisi, Abduh bersama pesepakbola lainnya seperti Ravi Murdianto, Teguh Amirudin, Wawan Febriyanto, dan Mahanati Lestusen. Mereka menjalani tes Angkatan Darat di Rindam 3 Siliwangi, Bandung.Meski resmi sebagai prajurit TNI dan bertugas menjadi Polisi Militer, kemampuan sepakbola Abduh tetap mendarah daging, kini pangkatnya sudah Sersan Dua. Dia pun dipanggil untuk menjadi bergabung dengan PS TNI, yang dibentuk pada 2013, sekaligus berlaga dalam kompetisi Jenderal Sudirman Cup.Meski bermain baik pada laga-laga awal, namun kiprahnya harus berakhir dalam penyisihan grup dengan tiga kekalahan beruntun. Meski demikian, kariernya tak berhenti, dia tetap menjadi bagian dari PS TNI. Sejak itu, dia telah mencatat 25 penampilan dan mencetak satu gol.Sementara, di Timnas senior, dia sudah mencatat 11 kali penampilan. Maju terus Abduh, buat Garuda terbang setinggi-tingginya.
Sepak terjang Serda Lestaluhu, Polisi Militer yang guncang Thailand
Sepak terjang Serda Lestaluhu, Polisi Militer yang guncang Thailand. Namanya dikenal dengan tendangannya ke arah bench pemain Thailand, meski diusir namanya justru harum di Indonesia. Abduh mengawali karier sebagai pemain Timnas U-16, dan terus beranjak hingga membela Timnas senior.
Rekomendasi