5 Transfer terburuk di tahun 2014

Di antara mereka bahkan hanya dimainkan sebanyak dua kali saja sejauh ini.

Yoga Tri Priyanto
Oleh Yoga Tri Priyanto - Reporter
5 Transfer terburuk di tahun 2014
Alessio Cerci. © dailymail.co.uk

Tahun 2014 menjadi lalu-lalang para pemain di dunia sepakbola. Terutama bertepatan dengan digelarnya Piala Dunia. Otomatis, para pencari bakat langsung memantau pemain-pemain yang berkiprah di ajang tersebut.Dari sekian banyak transfer yang terjadi di tahun 2014, ternyata memang tak semuanya berjalan mulus dan berbuah manis. Ada saja pemain yang justru tak berkembang dan dianggap sebagai transfer terburuk.Nah, berikut ini merdeka.com akan menyajikan sederet pemain yang dianggap sebagai transfer gagal sepanjang tahun 2014. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

Mario Balotelli

Harapan besar dibebankan pada Balotelli saat dirinya menandatangani kontrak dengan Liverpool. Digadang-gadang sebagai pengganti Luis Suarez ternyata kenyataan berkata sebaliknya.Balo justru tidak bisa menyesuaikan diri dengan gaya bermain Liverpool. Penyerang Italia itu bahkan baru mencetak 2 gol yang masing-masing dicetak di Liga Champions dan Piala Liga. Untuk Premier League, Super Mario belum mampu menceploskan 1 gol pun, bahkan setelah melepaskan 35 tembakan ke arah gawang.

Kostas Mitroglou

Kostas Mitroglou merupakan bintang di klub lamanya, Olympiakos. Musim dingin tahun lalu ia secara mengagetkan memilih pindah ke Fulham yang saat itu menduduki poosisi juru kunci klasemen EPL.Mitroglou yang datang ke Fulham dengan kondisi cedera, total hanya bermain bagi klub sebanyak 3 kali saja di Premier League. Dan kini, pemain termahal di sepanjang sejarah klub tersebut dikembalikan ke Olympiakos, sedangkan Fulham terdegradasi.

Rio Ferdinand

Tak lagi dibutuhkan di skuat Manchester United, bek tangguh Rio Ferdinand akhirnya hijrah ke Queen Park Rangers. Faktor usia yang dijadikan Unite duntuk tidak lagi memperpanjang kontrak Ferdinand ternyata benar-benar dirasakan oleh QPR.Performa pemain ini memang sudah jauh menurun. Pergerakannya menjadi sangat lambat dan faktanya dia hanya dipercaya turun sebanyak 4 kali saja di Premier League. Yang lebih menyedihkan lagi adalah pelatih QPR, Harry Redknapp mengungkapkan bahwa timnya jauh lebih baik jika tanpa Ferdinand di lapangan.

Douglas

Banderol harga 4 juta Euro diberikan pada bek muda Brasil, Douglas di musim panas lalu. Namun sayang, ekspektasi publik akan pemain ini terlalu tinggi. Dia hanya diberikan kesempatan turun membela Barca sebanyak dua kali saja. Satu di kancah La Liga, dan satu lagi di Copa del Rey.Eks pemain Sao Paolo ini jelas sangat jauh jika dibandingkan dengan kualitas Dani Alves yang memang memiliki posisi sama dengannya. Bahkan dia pun belum pernah masuk membela timnas Brasil.

Alessio Cerci

Tampil moncer bersama Torino di Serie A Italia, membuat Atletico Madrid sangat terkesan oleh penampilan Alessio Cerci. Pada musim panas 2014 lalu, pemain asal Italia ini resmi diboyong ke Vicente Calderon.Cerci yang diharapkan mampu mendongkrak performa juara La Liga musim lalu itu nyatanya hanya dianggap sebagai beban tim. Cerci bahkan hanya bermain sebanyak 6 kali saja di pentas liga. Puncaknya, sang winger dijadikan bahan pertukaran pemain dengan Fernando Torres.

Rekomendasi