Asia memang memiliki daya tarik sendiri untuk digelarnya pesta akbar sepak bola, Piala Dunia. Untuk pertama kalinya FIFA mencoba terobosan baru dengan menggelar Piala Dunia di dua negara sekaligus pertama kalinya di Asia. Korea Selatan dan Jepang menjadi tuan rumahnya. Piala Dunia ini berlangsung mulai tanggal 31 Mei dan berakhir pada 30 Juni 2002 dan diselenggarakan di 20 kota di Korea Selatan dan Jepang.
Dari Korea kota yang menjadi tempat pertandingan adalah Daegu, Seoul, Busan, Incheon, Ulsan Suwon, Gwangju, Jeonju, Seogwipo, dan Daejeon. Sedangkan dari Jepang adalah Yokohama, Saitama, Fukuroi, Osaka, Rifu, Oita, Niigata, Kashima, Kobe, dan Sapporo.
Piala Dunia belum bergulir terlalu jauh, namun sudah membuat kejutan, bahkan terjadi di partai pembuka. Bermain di Stadion Munsu, Ulsan, Korea Selatan, Prancis harus menenggak pil pahit lebih awal. Sebabnya mereka kalah tipis 0-1 dari wakil Afrika, Senegal, melalui gol Bouba Diop saat baru setengah jam pertandingan berlangsung. Ditambah Prancis yang berada di grup A bersama Senegal, Denmark dan Uruguay harus menjadi juru kunci. Juara dunia dua kali, Uruguay, juga bernasib sama, mereka menemani Prancis di posisi ketiga.
Kejutan lain juga datang dari Portugal yang gagal lolos setelah dikalahkan dua kali oleh Amerika Serikat 2-3 dan tuan rumah Korea Selatan 0-1. Walaupun sempat menghajar Polandia 4-0. Selanjutnya di grup F Argentina juga tak mampu lolos setelah hanya satu kali menang, satu kali seri dan satu kali kalah.
Tuan rumah Korea juga membaut kejutan dengan mampu melaju hingga babak semifinal. Setelah mengalahkan Portugal di fase grup, kali ini giliran Italia yang menjadi korban. Bermain imbang 1-1 di 90 menit waktu normal. Akhirnya kemenangan tuan rumah berhasil ditentukan melalui gol Ahn Jung Hwan di babak tambahan. Ahn Jung Hwan juga ketika itu sedang membela klub Italia, Perugia.
Anak asuh Guus Hiddink ini belum berhenti menebar ancaman, setelah Portugal, Italia, giliran Spanyol yang harus merasakan kekuatan negeri ginseng. Spanyol berhasil ditahan imbang tanpa gol selama 120 menit. Otomatis pertandingan harus dilanjutkan melalui adu penalti. Dalam adu penalti pun Park Jji sung dkk sukses memasukkan lima kali dari lima kesempatan, sedangkan Spanyol hanya mampu memasukkan dari empat tendangan.
Namun sayang, pada babak semifinal mereka harus bertekuk lutut dari Jerman. Korea menyerah 0-1 melalui gol semata wayang Michael Ballack. Jerman pun melaju ke final.
Di final Jerman bertemu dengan Brasil setelah mengalahkan Turki 1-0, melalui gol sang fenomenal, Luis Nazario de Lima. Seakan ingin menebus kesalahan pada final 1998 di Prancis, Ronaldo memang menjadi sosok yang fenomenal. Ia memborong dua gol ke gawang Jerman dan memastikan Brasil menjadi juara dunia terbanyak yaitu sebanyak lima kali.
Tuan Rumah: Korea Selatan-Jepang
Waktu: 31 Mei – 30 Juli 2002
Jumlah Peserta: 32
Juara Dunia: Brasil
Runner-up: Jerman
Posisi ketiga : Turki
Posisi keempat : Korea Selatan
Top Skor : Ronaldo, Brasil (8)
Jumlah Pertandingan: 64
Total gol : 161 (2,57/pertandingan)
Penonton: 2.705.197 (42,269/pertandingan)